Putra Wali Kota Tanjungpinang Bebas dari Jeratan Politik Uang, Sebelumnya Dapat Putusan 5 Bulan

Muhammad Apriyandi Caleg DPRD Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri dari partai Gerindra dinyatakan tidak bersalah.

Putra Wali Kota Tanjungpinang Bebas dari Jeratan Politik Uang, Sebelumnya Dapat Putusan 5 Bulan
TRIBUNBATAM.id/THOM LIMAHEKIN
Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul saat diwawancara sejumlah wartawan usai pertemuan dengan 46 media untuk menjalin kerja sama 

TRIBUNBATAM.id.TANJUNGPINANG - Muhammad Apriyandi Caleg DPRD Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri dari partai Gerindra dinyatakan tidak bersalah dalam kasus money politics politik uang.

Hasil putusan tersebut diterima Muhammad Apriyan dari Pengadilan Tinggi (PT) di Pekanbaru setelah mengajukan banding atas proses hukum yang dijalaninya.

Sebelumnya Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang menyatakan Muhammad Apriyandi bersalah atas sengketa politik uang dalam pemilihan legislatif (Pileg) dan menjatuhkan hukuman 5 bulan dengan masa percobaan 10 bulan.

Muhammad Apriyandi merupakan putra kandung Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra Kepri.

Dari website Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Tinggi Pekanbaru Riau tertera keterangan hasil putusan dari PT tersebut.

"Menerima permohonan banding dari pembanding penuntut umum dan terdakwa tersebut. Membatalkan putusan Pengadilan Negeri Tanjungpinang Nomor 182/Pid.Sus/2019/PN Tpg tanggal 24 Juni 2019," demikian tertulis dalam laman SIPP Pengadilan Tinggi Pekanbaru yang dipublikasi hari ini.

Ketika Operator Telekomunikasi Berebut Pelanggan di Musim Haji

Khusus Senin sampai Jumat, Ada Promo Pizza Buy 1 Get 1

Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa Hantui Kades Ini, Dua Rekan Kades Lain di Bintan Sudah Masuk Bui Loh

Ingin Memulai Bisnis? Yuk Perhatikan 7 Hal Ini agar Tak Bangkrut di Tengah Jalan

kegiatan Bawaslu saat membuka diskusi melakukukan pantauan pemilu
kegiatan Bawaslu saat membuka diskusi melakukukan pantauan pemilu (TRIBUNBATAM/WAHIB WAFA)

Kemudian PT juga menyatakan terdakwa Muhammad Apriyandi tersebut di atas tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan terhadapnya.

"Membebaskan terdakwa Muhammad Apriyandi oleh karena itu dari segala dakwaan.
Memulihkan hak-hak terdakwa Muhammad Apriyandi dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya dalam keadaan seperti semula," tertulis dalam laman putusan Muhammad Apriyandi.

Sementara itu Santonius Tambunan Humas PN Tanjungpinang dikonfirmasi masih akan mengecek kebenaran tersebut.

"Informasi seperti itu. Saya mau telepon dulu orang Pengadilan Tinggi yang menyidangkan," tutur  Santonius Tambunan pada Rabu (3/7/2019). 

Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved