BATAM TERKINI

Rp 750 Ribu Uang Palsu Beredar di Batam, Simak Sejumlah Fakta Penangkapan 2 Pelaku Pemalsuan Uang

Polisi berhasil membekuk 2 pelaku pembuat uang palsu senilai Rp 6 juta di Batam dan sudah diedarkan Rp 750 ribu. Simak sejumlah fakta di baliknya.

Rp 750 Ribu Uang Palsu Beredar di Batam, Simak Sejumlah Fakta Penangkapan 2 Pelaku Pemalsuan Uang
Istimewa
Ilustrasi Uang Palsu 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Polisi berhasil membekuk 2 pelaku pembuat uang palsu senilai Rp 6 juta di Batam dengan nilai pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

Uang tersebut disebarkan ke sejumlah wilayah di Batam dengan modus membeli keperluan sehari-hari.

Berikut sejumlah fakta terkait kasus pemalsuan uang di Batam yang berhasil dirangkum tribunbatam.id:

Bermodal Printer dan Pensil Warna

Hanya bermodalkan printer dan pensil warna, dua pelaku pencetakan uang palsu di Batam berhasil mencetak uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu sebanyak Rp 6 juta.

Untuk proses pencetakan uang palsu pecahan Rp 100 ribu rupiah dan pecahan Rp 50 ribu, pelaku terlebih dahulu melakukan scan uang asli, selanjutnya hasil scan diprint.

Untuk proses akhir pelaku menggunakan pensil warna untuk menebalkan huruf maupun angka yang kurang jelas, begitu juga dengan gambar yang ada di dalam uang tersebut.

Handphone Raib hingga Terseret di Aspal, Simak Sejumlah Fakta Turis Korea Dijambret di Batam

2 Pria Batam Palsukan Uang Senilai Rp 6 Juta, Begini Cara Mudah Bedakan Uang Palsu dan Uang Asli

Bermodal Printer dan Pensil Warna, 2 Pria di Sei Beduk Batam Cetak Uang Palsu hingga Rp 6 Juta

Viral Video Pasangan Suami Istri Tidur di Trotoar, Ini yang Sebenar Terjadi

Rp 750 Ribu Uang Palsu Sudah Beredar

Dua pelaku pencetakan uang palsu tersebut yakni Usman (43) dan Sarifuddin (38) ditangkap di rumah kosnya bersama barang bukti satu unit printer merk Canon, pensil warna dan sisa uang yang belum diedarkan sebanyak Rp 5.250.000. Itu artinya ada Rp 750 ribu uang sudah berhasil diedarkan di Batam.

Palsukan Uang di Kamar Kos

Halaman
123
Penulis: Tri Indaryani
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved