Video-Kepala Dinas Pariwisata Geram Turis WN Korsel Jadi Korban Perampasan

"Dalam berwisata itu, orang memperhatikan keamanan dan kenyamanan suatu tempat, kebersihannya juga. Kita imbau masyarakat semua, sama-sama kita jaga B

TRIBUNBATAM.ID, BATAM - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, gerah. Ia menyatakan sangat prihatin atas insiden perampasan handphone yang dialami seorang turis asing asal Korea Selatan, Lee (29) di Batam, Selasa (2/7).

Ia khawatir kejadian itu bisa merusak citra kota Batam di mata para wisatawan. Ardi berharap kejadian serupa tak terulang lagi. Keprihatinan serupa juga disampaikan DPD Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) Kepri.

"Dalam berwisata itu, orang memperhatikan keamanan dan kenyamanan suatu tempat, kebersihannya juga. Kita imbau masyarakat semua, sama-sama kita jaga Batam," ujar Ardiwinata.

Lee menjadi korban perampasan oleh seorang laki-laki di kawasan Engku Putri, tak jauh dari perempatan dekat Masjid Agung Batam, Selasa siang. Akibatnya, ia kehilangan sebuah handphone. Ia juga sempat mengalami luka-luka akibat terjatuh di jalanan dan terseret beberapa meter saat hendak mempertahankan harta bendanya itu.

Menariknya, pelaku menggunakan mobil Avanza dan langsung kabur melalui jalanan yang ramai. Lee telah melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Batam Kota, namun hingga malam tadi pelaku masih dalam pelacakan.

Lee yang ditemui saat mendapat perawatan di klinik Pemko Batam menceritakan, sebelum kejadian ia tengah memesan taksi online, Grab. Ketika menunggu sopir Grab datang itu ia mencoba mengetahui jalanan di Batam melalui aplikasi google map.

 Demi Main Warnet, 2 Remaja Batam Curi 3 Motor dan Habiskan Uangnya Untuk Main Internet

 Bakal Dibangun 2020, Simak Sejumlah Fakta Jembatan Batam Bintan, Janji Kampanye Jokowi

 Rp 750 Ribu Uang Palsu Beredar di Batam, Simak Sejumlah Fakta Penangkapan 2 Pelaku Pemalsuan Uang

 Handphone Raib hingga Terseret di Aspal, Simak Sejumlah Fakta Turis Korea Dijambret di Batam

Karena di lokasi itu ada pengendara mobil, ia pun berupaya menanyakan ke sopir mobil Avanza itu, yakni arah jalan dan lokasi di google map hp-nya. “Saya mau tanya, lokasi ini ke mana arahnya," kata Lee mengulangi ucapannya sebelum kejadian.

“Ok!” jawab si lelaki. Saat itu Lee menyodorkan handphonenya ke arah pelaku yang duduk di kursi sopir dengan tangan kirinya. Namun secepat kilat, pelaku merampas handphone dari genggaman Lee. Saat itu juga Lee berusaha mempertahankan HP-nya. Ia bahkan sempat tarik-tarikan. Namun dia kalah, dan terseret di aspal.

"Hanya satu orang di dalam mobil. Laki-laki pengemudinya," ujarnya.

Diketahui Lee hanya sendirian berwisata dengan jalan-jalan di Batam. Ia baru tiba Selasa pagi dari Singapura, dan rencananya akan balik lagi ke Singapura Selasa sore. Namun sebelum kembali, nasib nahas menimpanya. Ia kehilangan handphone Samsung Galaxy yang ditaksir harganya setara Rp 2 juta, dan kartu kredit.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Wahyuindrian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved