KILAS SEJARAH

Detik-detik Mencekam Usai Soeharto Lengser, Wiranto Mendadak Kerahkan Pasukan ke Rumah Cendana

Suasana mencekam sempat meliputi rumah Soeharto di jalan cendana tepat setelah presiden ke-2 RI itu lengser dari jabatannya

Detik-detik Mencekam Usai Soeharto Lengser, Wiranto Mendadak Kerahkan Pasukan ke Rumah Cendana
Kolase Tribun Jambi dan Kompas
Soeharto dan Wiranto 

TRIBUNBATAM.id -  Cerita tentang Soeharto hampir tak pernah habisnya.

Hidup Soeharto mengispirasi banyak orang dalam hal kebijaksanaannya.

Dilansir dari Surya.co.id,  suasana mencekam sempat meliputi rumah Soeharto di jalan cendana tepat setelah presiden ke-2 RI itu lengser dari jabatannya.

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Kisah Wiranto Cegah "Pengadilan Rakyat" terhadap Soeharto dan Keluarga', suasana mencekam di rumah Soeharto ini diceritakan oleh Wiranto yang saat itu menjabat sebagai Menhankam/Panglima ABRI

Setelah Soeharto lengser, suasana mencekam menyelimuti rumahnya sehingga penjagaan di sekitar Jalan Cendana, Jakarta Pusat, sangat ketat.

soeharto
soeharto (Kolase Tribun Bogor)

LOKER BATAM HARI INI - Jangan Lewatkan 2 Info Lowongan Kerja di Batam Hari Ini, Kamis (4/7)

5 Fakta Prananda Paloh, Putra Surya Paloh, Dikabarkan Calon Menteri Baru Jokowi

Penyebab Whatsapp, Instagram IG, dan Facebook Down Semalam Masih Misteri, Pengelola Minta Maaf

Foto Cantik 4 Putri Keluarga Konglomerat Tanoesoedibjo, Berkelas & Lulusan Universitas Luar Negeri

Ketika itu, hampir setiap hari ada aksi unjuk rasa yang menuntut Soeharto diadili. Mereka berkumpul di sekitar Taman Surapati dan Tugu Tani.

"Bahkan, tidak jarang saya mendengar ada di antaranya yang menuntut dilakukannya 'pengadilan rakyat' atas mantan Presiden RI, Soeharto," kata Wiranto.

Wiranto mengatakan, hak setiap orang untuk berdemonstrasi. Namun, Wiranto meminta aksi itu dilakukan dengan damai.

Wiranto khawatir gerakan demo dapat mengarah kepada tindakan anarkisme dan brutalisme, yang dianggapnya akan menodai reformasi.

Ia merasa langkah pengamanan ketat tersebut untuk menyelamatkan Indonesia dari sebutan "bangsa barbar".

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved