Pengimpor Limbah Plastik di Kota Batam Mulai Menjerit, Biaya Sewa Kontainer yang Tertahan Melambung

Jika keputusannya re-ekspor ke negara asal, mereka meminta supaya waktunya bisa dipercepat.

Pengimpor Limbah Plastik di Kota Batam Mulai Menjerit, Biaya Sewa Kontainer yang Tertahan Melambung
TRIBUNBATAM.id/Dewi Haryati
Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan wakilnya Amsakar mengecek kontainer di Batu Ampar menyusul ada pesan berantai yang menyebut ada kontainer bermuatan limbah, Jumat (14/6/2019). 

Dia meminta kejelasan, kapan re-ekspor bisa dilakukan.

"Itulah belum tahu kita," kata Amin singkat.

Terpisah, Kabid Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU BC Tipe B Batam, Sumarna mengatakan, BC Batam masih melakukan koordinasi dengan pemilik barang.

Itu terkait pelaksanaan re-ekspor 38 kontainer limbah plastik mengandung B3 dan 11 kontainer limbah plastik tercampur sampah ke negara asalnya.

Diketahui dari 65 kontainer itu, ada yang didatangkan dari Amerika dan beberapa negara di kawasan Eropa.

"Ada 65 kontainer itu masih berada di Batuampar sedang proses untuk dikeluarkan," kata Sumarna via pesan WhatsApp-nya.

Adapun 16 kontainer yang dinyatakan bersih, tidak terkontaminasi B3 dan tidak tercampur sampah itu, saat ini juga sedang proses untuk dikeluarkan dari pelabuhan.

"Tak ada kendala (16 kontainer yang dinyatakan bersih). Tinggal diproses saja dokumennya," ujar Sumarna.

Sebelumnya diberitakan, DPRD Kota Batam mendesak pemilik 38 kontainer limbah plastik mengandung B3 dan 11 kontainer limbah plastik tercampur sampah, agar segera melakukan re-ekspor ke negara asalnya.

"Harapan kita juga sama dengan harapan masyarakat dan pemerintah, secepatnya diekspor kembali," kata Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto kepada Tribun, Kamis (4/7/2019).

Halaman
1234
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved