Penyanyi Pop AS Maggie Lindemann Ditangkap Saat Nyanyi di Malaysia, Ada Apa Pretty Girl?

Bintang pop Amerika Serikat, Maggie Lindemann, ditangkap tampil dalam sebuah pertunjukan di Kuala Lumpur, Malaysia.

Penyanyi Pop AS Maggie Lindemann Ditangkap Saat Nyanyi di Malaysia, Ada Apa Pretty Girl?
Twitter @MaggieLindemann
Maggie Lindemann 

TRIBUNBATAM.ID, KUALA LUMPUR - Bintang pop Amerika Serikat, Maggie Lindemann, ditangkap tampil dalam sebuah pertunjukan di Kuala Lumpur, Malaysia.

Maggie Lindemann (20) ditangkap saat tampil di pusat perbelanjaan Kuala Lumpur, pada 21 Juni lalu.

Penyanyi yang ngetop dengan lagunya "Pretty Girl" setelah memposting video klipnya di media sosial menyebutkan bahwa hari penangkapan itu seperti "berada di neraka".

"Saya minta maaf kepada para penggemar yang datang ke acara di Malaysia," tulisnya dalam sebuah postingan Instagram. "Saya ditahan dan ditangkap di tengah-tengah set saya dan ... dikurung di neraka yang hidup."

Pria Ini Bikin Studio Jalanan di Beberapa Negara untuk Para Migran dan Pengungsi, Simak Kisahnya

Giliran Anak Tiri Najib Razak Diseret Skandal 1MDB, Rp 3,5 Triliun untuk Produksi Film Hollywood

Bak Tokoh Kartun Patrick Star di Kehidupan Nyata, Foto Bintang Laut ini Viral Karena Punya Bokong

Download Musik MP3 Lagu Rita Sugiarto Jacky di Android dan iPhone lengkap dengan liriknya.

Kepala imigrasi Kuala Lumpur Hamidi Adam seperti dilansir media-media Malaysia mengatakan, Maggie Lindemann ditangkap karena masalah keimigrasian, karena tidak memiliki izin sebagai mana seharusnya.

Selain Maggie, Imigrasi Malaysia juga menangkap empat orang asing dalam festival cosplay tersebut.

Petugas imigrasi hanya menahan Maggie satu hari dan dibebaskan pada hari berikutnya, katanya.

"Jika ingin melakukan pertunjukan di negara kita, dia harus mengajukan permohonan izin kunjungan profesional," katanya seperti dilansir TribunBatam.id dari The Straits Times, Jumat (5/7/2019).

"Tapi penyelenggara tidak mendengarkan saran dan mereka melanjutkan pertunjukan."

Maggie dibebaskan, namun penyelenggara acara yang mengaku bersalah didenda RM30.000 atau sekitar Rp 100 juta.

Halaman
12
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved