Samsung Paling Teruk, Perang Dagang Korea Selatan vs Jepang Seperti Dihantam Dua Kali

Setelah perang dagang AS vs China yang menghancur-leburkan pasar chip, kini Samsung harus mendapat hantaman kedua dari seteru Korea Selatan vs Jepang

Samsung Paling Teruk, Perang Dagang Korea Selatan vs Jepang Seperti Dihantam Dua Kali
YouTube
Warga Jepang mencoba VR buatan Samsung dalam sebuah pameran teknologi di Tokyo, beberapa waktu lalu 

TRIBUNBATAM.ID, SEOUL - Perang dagang seperti badai yang datang tiba-tiba, menghancur-leburkan tatanan bisnis tanpa pandang bulu.

Perusahaan raksasa teknologi Korea Selatan (Korsel), Samsung Electronics Co Ltd, akan menjadi korban perang dagang yang paling teruk oleh mudaratnya perang dagang tersebut.

Setelah perang dagang AS vs China yang menghancur-leburkan pasar chip dan komponen smartphone, kini Samsung harus mendapat hantaman kedua dari perang dagang Korea Selatan vs China.

Seperti diketahui, Jepang menghentikan pasokan seluruh komponen elektronik sehingga mengancam sejumlah perusahaan Korea Selatan, seperti Samsung dan LG.

Perang Dagang, Warga Korea Selatan Mulai Serukan Boikot Produk Jepang

Perang Dagang AS vs China Berakhir Happy Ending. TRUMP: Perusahaan Bisa Dagang Lagi dengan Huawei

Penyanyi Pop AS Maggie Lindemann Ditangkap Saat Nyanyi di Malaysia, Ada Apa Pretty Girl?

Samsung tentu saja paling terpukul karena keputusan Jepang itu tak hanya mengganggu produksi elektronik seperti televisi, tetapi juga smartphone karena beberapa komponen diimpor dari Jepang.

Selain Samsung, perusahaan piranti terbesar ketiga dunia, SK Hynix, juga disebut-sebut sangat terdampak dengan keputusan tersebut.

Gerai Samsung di Tokyo (Retail News Asia)

Syukurnya, hingga saat ini, Seoul belum membalas keputusan Tokyo yang sangat di luar dugaan itu dan memilih jalur penyelesaian dagang di WTO (World Trade Organisation).

Meski demikian, masyarakat Korsel sudah menyerukan boikot terhadap produk-produk Jepang.

Sebelumnya, Samsung sudah terpukul oleh perang dagang AS vs China yang merusak harga dan distribusi dunia.

Menurut Reuters, Jumat (5/7/2019), saat ini, Samsung tengah berada dalam posisi penurunan laba tahunan dan penurunan itu sudah tiga kuartal berturut-turut.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved