VIRAL DI MEDSOS

Video Viral Pengeroyokan Bocah Perempuan di Surabaya, Penjelasan Korban hingga Reaksi Walikota Risma

Sebuah video viral bocah perempuan dikeroyok 8 orang itu ditangani oleh Polrestabes Surabaya. Ini Penjelasan versi korban kepada polisi

Video Viral Pengeroyokan Bocah Perempuan di Surabaya, Penjelasan Korban hingga Reaksi Walikota Risma
Tangkapan Layar Youtube
Video Viral Pengeroyokan Bocah Perempuan di Surabaya, Penjelasan Korban hingga Reaksi Walikota Risma 

Video Viral Pengeroyokan Bocah Perempuan di Surabaya, Penjelasan Korban hingga Reaksi Walikota Risma

TRIBUNBATAM.id, SURABAYA - Kamis (4/7/2019), sebuah video viral bocah perempuan dikeroyok 8 orang itu ditangani oleh Polrestabes Surabaya.

Dari versi korban kepada polisi, permasalahan berujung penganiayaan tersebut bermula dari kesalahpahaman dan saling mengejek.

"Permasalahannya yang pasti saling mengejek sesama anak perempuan, itu pun keterangan sepihak dari korban. Kesalahpahaman," kata Ruth Yeni.

Namun, dugaan tersebut disebutkan Ruth akan diperjelas dengan keterangan dua pihak yaitu beberapa orang yang akan dipanggil pada senin depan (8/7/2019).

HIGHLIGHT! Persebaya vs Persib Bandung Liga 1 2019, Amido Balde Hattrick, Bajul Ijo Menang 4-0

UPDATE! Pencarian Thoriq Rizki, Pendaki Hilang di Gunung Piramid, Teman Korban Ungkapkan Hal Ini

Tak Terima Ditegur Karena Selingkuh, Otong Bacok Anggota TNI, Ini Kesaksian Warga

Kabar Terbaru Nenek Curi Beras di Cirebon, Tak Diproses Hukum hingga Perlakuan Pemilik Toko

Rumah di Jalan Dharmahusada Indah Barat VIII Surabaya yang menjadi lokasi pengeroyokan bocah perempuan di Surabaya timur.
Rumah di Jalan Dharmahusada Indah Barat VIII Surabaya yang menjadi lokasi pengeroyokan bocah perempuan di Surabaya timur. (tribun jatim/nurika anisa)

"Nanti supaya jelasnya setelah melakukan pemeriksaan sembilan anak ya. Kalau hanya menjelaskan yang diperiksa korban dan satu saksi tidak akurat. Senin saja ya," kata Ruth.

Terkait kondisi korban maupun terlapor, Ruth mengatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya.

"Yang mendampingi dari DP5A, saya sudah memfasilitasi bertemu korban," pungkas Ruth.

 Walikota Risma menindaklanjuti

Menanggapi dua video berdurasi 28 detik dan 34 detik itu, Risma mengerahkan DP5A untuk mendampingi korban pengeroyokan.

Halaman
1234
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved