Biaya Sewa Kontiner Limbah Plastik Melambung, Pengimpor Limbah Plastik di Kota Batam Mulai Menjerit

Hasilnya adalah 38 kontainer limbah plastik terkontaminasi B3, 11 kontainer limbah plastik tercampur sampah, dan 16 kontainer lainnya tidak mengandung

Biaya Sewa Kontiner Limbah Plastik Melambung, Pengimpor Limbah Plastik di Kota Batam Mulai Menjerit
TRIBUNBATAM
Tim Surveyor, BC, daan KLH mengecek kontainer berisi sampah plastik di Pelabuhan Batuampar Batam, Rabu (19/6/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Perusahaan pengimpor plastik di  Kota Batam meminta pemerintah segera mengambil langkah, terkait hasil uji laboratorium 65 kontainer limbah plastik di Pelabuhan Batuampar, Batam, Kepri.

Jika keputusannya re-ekspor ke negara asal, mereka meminta supaya waktunya bisa dipercepat.

Seperti diketahui, Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai (BC) Tipe B Batam telah merilis hasil pemeriksaan fisik terhadap 65 kontainer bermuatan limbah plastik beberapa waktu lalu.

Hasilnya adalah 38 kontainer limbah plastik terkontaminasi B3, 11 kontainer limbah plastik tercampur sampah, dan 16 kontainer lainnya tidak mengandung B3 dan tidak tercampur sampah.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2016 mengatur, importir wajib mengekspor kembali limbah plastik yang mengandung B3 dan yang tercampur sampah.

28 Perwira Tinggi TNI di Mutasi, Berikut Nama-nama Pati yang Mendapatkan Promosi dan Mutasi Jabatan 

Sebelum Bunuh Bocah SD, Tukang Bubur Tonton Film Porno, Korban Sudah Tewas Masih Lampiaskan Birahi

Marc Marquez Tercepat, Valentino Rossi Tempati Posisi 10 di Sesi FP2 MotoGP Jerman 2019

Ini 3 Masalah yang Sebabkan Pemko Batam Gagal Revitalisasi Pasar Induk Batam

Artinya, ada 49 kontainer limbah plastik yang mesti dire-ekspor ke negara asalnya.

Sementara hingga saat ini, 65 kontainer yang sebelumnya disegel pihak BC Batam itu masih berada di Pelabuhan Batuampar.

 

Tim Surveyor, BC, daan KLH mengecek kontainer berisi sampah plastik di Pelabuhan Batuampar Batam, Rabu (19/6/2019)
Tim Surveyor, BC, daan KLH mengecek kontainer berisi sampah plastik di Pelabuhan Batuampar Batam, Rabu (19/6/2019) (TRIBUNBATAM)

"Kalau memang perintahnya dire-ekspor, tolong dipercepat.

Karena setiap hari kami yang tanggung biayanya," kata perwakilan PT Tan Indo Sukses, Marthen Tandirura yang hadir saat pertemuan dengan Komisi VII DPR RI di Gedung Graha Kepri, Jumat (5/7/2019).

Dikatakan, setiap harinya mereka mesti menanggung biaya sekitar 500 dolar Singapura atau setara Rp 500.000.

Halaman
1234
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved