BATAM TERKINI

Disebut Tak Layak, Lihat Foto-foto Terminal Penumpang Pelabuhan Kapal Pelni di Batu Ampar Batam

Kondisi Pelabuhan Pelni di Batuampar, Batam, Kepri dinilai sangat tidak layak disebut pelabuhan penumpang. Lihat foto-fotonya di sini.

Disebut Tak Layak, Lihat Foto-foto Terminal Penumpang Pelabuhan Kapal Pelni di Batu Ampar Batam
TRIBUNBATAM.ID/TRI INDARYANI
Penumpang harus berjalan cukup jauh saat akan keluar dari terminal kedatangan Pelabuhan Batuampar Batam 

Lebih memprihatinkan lagi adalah terminal kedatangan, area ini ditempatkan di pelabuhan kontainer dengan akses keluar jalanan tanah penuh debu dan banyak kendaraan lalu lalang yang bisa membahayakan penumpang kapal yang akan keluar pelabuhan dengan berjalan kaki.

Ana, seorang warga Batam mengeluhkan kondisi terminal keberangkatan di Pelabuhan Batu Ampar. Tempatnya yang panas, berdebu membuat calon penumpang kesusahan  saat mengantre sebelum masuk kapal.

Apalagi, bagi para wanita yang memiliki balita dan bayi yang harus berdesak-desakan dalam antrian. Meskipun ada jalur khusus untuk balita dan lansia, namun dengan kondisi yang panas dan berdebu tetap saja tak terasa nyaman.

Sementara itu, Dina, menyesalkan kondisi terminal kedatangan kapal yang ditempatkan di pelabuhan kontainer pelabuhan Batu Ampar.

"Pas kita turun dari kapal sangat berat, kanan kiri kontainer, panas. kalau mau cari mobil terdekat ya harus naik bimbar, kalau mau naik taksi online ya harus jalan dulu sampai simpang polsek Batu Ampar," katanya.

Dari hasil pantauan Tribunbatam.id, kondisi pelabuhan kontainer Batu Ampar memang kurang layak bagi para penumpang kapal Pelni.

Di saat para penumpang turun dan berjalan hingga simpang polsek Batu Ampar di jalanan tanah dan berdebu, di jalan yang sama, mobil-mobil kontainer juga sedang beraktivitas dan lalu lalang.

Padahal, kondisi ini sangat berisiko membahayakan para penumpang yang berjalan di sepanjang jalan tersebut.

Tak hanya kerepotan membawa barang bawaan, ada juga wanita yang harus tetap konsentrasi mengawasi anaknya yang ikut berjalan di jalanan tersebut agar tak tertabrak atau tak kena serempet mobil-mobil yang lewat.

Belum lagi jika saat penumpang turun dari kapal di saat hujan turun, otomatis beban yang harus mereka tanggung lebih berat lagi.

Halaman
1234
Penulis: Tri Indaryani
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved