JCH Kloter I Embarkasi Batam Sudah Terbang ke Madinah, Seorang JCH Tinggal Karena Sakit

Informasi seputar jumlah dan keberangkatan JCH tersebut disampaikan Ketua PPIH Embarkasi Batam melalui Humas Haji Syahbudi.

JCH Kloter I Embarkasi Batam Sudah Terbang ke Madinah, Seorang JCH Tinggal Karena Sakit
tribunnews batam/argianto
Aktivitas pemberangkatan jemaah calon haji (JCH) 2014 dari embarkasi Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau (Kepri). BP Batam menganggarkan Rp 110 miliar untuk perluasan Bandara ini selama dua tahun. 
 
 
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Jemaah Calon Haji (JCH) kelompok terbang (Kloter) l Embarkasi Batam terbang menuju Madinah pada Sabtu (06/07/2019) pukul 06.00 WIB. 
Total JCH tersebut sebanyak 448 orang dengan rincian JCH dari Natuna sebanyak 111 orang, JCH dari Lingga ada 45 orang, JCH dari Anambas berjumlah 31 orang, JCH dari Batam sejumlah 256 orang dan ada petugas Kloter 5 orang yang mendampingi.
Informasi seputar jumlah dan keberangkatan JCH tersebut disampaikan Ketua PPIH Embarkasi Batam melalui Humas Haji Syahbudi. 
"Untuk keberangkatan pertama dimulai dari Kloter 1.
Pada gelombang pertama ini, jadwal keberangkatan hingga tanggal 19 Juli dengan total sebanyak 15 Kloter," kata Syahbudi kepada TRIBUNBATAM.id, Sabtu pagi.
Syahbudi menyampaikan, JCH Kloter pertama diperkirakan akan tiba di Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aiziz Medinah pukul 10.35 WAS.
"Berdasarkan Hasil Qur’ah Maktab Tahun 1440 H/2019 M, selama berada di Mekkah JCH Kloter 1 akan menempati rumah di wilayah Syisyah, Maktab 05 Sektor 01 Nomor Rumah 120," ujar Syahbudi.
Dari Kloter pertama ini, ada satu orang JCH gagal berangkat karena sakit, atas nama Ibu Sarmah Bujang Tak asal Natuna.
Sebanyak 13.045 Jemaah Calon Haji (JCH) akan diberangkatkan via Bandara Hang Nadim, Kota Batam, Provinsi Kepri, pada musim haji tahun ini.
 Jemaah Calon Haji berasal dari wilayah Kepri, Kalimantan Barat, Riau dan Jambi.
 Sekretaris PPIH Embarkasi Batam, Afrizal mengatakan, berbeda dengan tahun lalu, kini JCH asal Riau tidak diinapkan semalam di Asrama Haji Batam.
 Mereka hanya transit di Batam, sebelum diterbangkan ke Arab Saudi sama seperti JCH asal Jambi.
Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Riono melepas 147 Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Tanjungpinang 2015 di Aula Asrama Haji Provinsi Kepri di Tanjungpinang, Kamis (20/8/2015).
Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Riono melepas 147 Jamaah Calon Haji (JCH) Kota Tanjungpinang 2015 di Aula Asrama Haji Provinsi Kepri di Tanjungpinang, Kamis (20/8/2015). (tribunnews batam/MM Ikhwan)
"Riau tak masuk Asrama Haji. Riau masuk embarkasi antara tahun ini sama seperti Jambi.
Jadi yang masuk Asrama Haji dari Kepri dan Kalbar," kata Afrizal kepada TRIBUNBATAM.id, Kamis (4/7) di Asrama Haji Batam.
Kelompok terbang (Kloter) I dan Kloter II akan diterbangkan pada Sabtu (6/7/2019) pagi.
Kloter I berasal dari Kepri sebanyak 445 jemaah ditambah 5 petugas sehingga total 450 orang.
Kloter I berangkat pukul 6.00 WIB.
Sedangkan kloter II berasal dari Riau. Jumlah jemaah ditambah petugas yang berangkat sama, 450 orang.
Kloter II berangkat pukul 10.00 WIB.
Untuk kloter I dari Kepri, penyambutan kedatangan secara resmi akan dilakukan pada Jumat (5/7/2019).
Proses pemberangkatan calon jemaah haji (JCH) di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (1/9/2014).
Proses pemberangkatan calon jemaah haji (JCH) di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (1/9/2014). (tribunnews batam/argianto)
Meskipun begitu, pada Kamis (4/7/2019) ini JCH asal Kabupaten Anambas dan Lingga sudah tiba di Batam, dan menginap di Asrama Haji Batam.
Mereka masing-masing terdiri dari 31 orang dan 45 orang.
"Baru besok (Jumat) yang masuk dari Batam (256) dan Natuna (111).
Tapi dari Anambas dan Lingga juga akan dikumpulkan Jumat.
Di situlah pembagian dokumen, living cost, pemeriksaan kesehatan dan lain sebagainya," ujar Afrizal.
Seragam yang dikenakan para jemaah masih sama seperti tahun sebelumnya yakni batik.
Itu merupakan seragam secara nasional.
Biasanya, sebelum berangkat ke tanah suci para jemaah akan dibekali souvenir berupa makanan ringan seperti bilis.
Tahun ini tampaknya juga akan sama.
"Infonya ada. Tapi kita lihatlah besok. Sama atau tidak," kata Afrizal.
Pantauan TRIBUNBATAM.id, sehari sebelum penyambutan resmi jemaah, kursi-kursi di aula arafah telah disiapkan dan diatur rapi.
Beberapa petugas juga terlihat di lokasi untuk menyiapkan segala sesuatu terkait kedatangan dan keberangkatan jemaah. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra/Dewi Haryati)
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved