KILAS SEJARAH

Kisah Haru Polisi Selamatkan Soekarno dari Granat Cikini, Nyawa Melayang Dirangkulan Sang Presiden

Polisi pengawal Soekarno itu kehilangan nyawa seusai menyelamatkan sang presiden dari granat Cikini

Kisah Haru Polisi Selamatkan Soekarno dari Granat Cikini, Nyawa Melayang Dirangkulan Sang Presiden
Istimewa via Sripoku
Soekarno - Detik-detik Soekarno dengar info dia akan dieksekusi mati 

TRIBUNBATAM.id - Soekarno pernah mendapatkan ancaman pembunuhan granat di Cikini, Jakarta.

Soekarno saat itu akan dibunuh melalui pelemparan granat.

Walaupun, pada akhirnya peristiwa itu juga memakan korban.

Seorang pengawal Soekarno, yang juga merupakan seorang polisi kehilangan nyawa seusai menyelamatkan sang presiden.

 

Deretan Nama-Nama Penerima Adhi Makayasa, Lulusan Terbaik Akpol 2019 Berasal dari Sumatera Barat

Senyum Terakhir Thoriq Rizki Sebelum Mendaki dan Ditemukan Tewas di Punggung Naga Gunung Piramid

Bawaslu Tanjungpinang Terbitkan Buku Tentang Pengawasan Pemilu, Begini Kata Muhamad Zaini

Stok Premium dan Solar di SPBU Batam Banyak Kosong, Begini Penjelasan Pertamina

 

Kisah itu seperti yang terdapat dalam buku berjudul "Jenderal Polisi RS Soekanto Tjokrodiatmojo, Bapak Kepolisian Negara RI Peletak Dasar Kepolisian Nasional yang Profesional dan Moder", karya Awaloedin Djamin, dan G Ambar Wulan, terbitan Kompas, tahun 2016 lalu.

Dalam buku itu disebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 31 Oktober 1957 malam.

Saat itu, Soekarno akan meninggalkan gedung Sekolah Rakyat Cikini.

Saat ini, gedung tersebut terletak di Jalan Cikini Raya.

Soekarno berada di tempat itu karena adanya perayaan sekilah sebagai orang tua murid.

 

Namun, saat akan menaiki mobilnya untuk meninggalkan sekolah tersebut, upaya pembunuhan pun terjadi.

"Granat-granat dilemparkan ke arah Presiden secara berturut-turut, tepat pada waktu komandan Polisi Lalu Lintas yang mengawal Presiden mempergunakan sepeda motor memberikan aba-aba dengan kata,"Hormat", tulis penulis di buku tersebut.

Halaman
12
Editor: Aminnudin
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved