Nasdem dan PKB Berebut Jatah Menteri, Berikut Respons Politikus PDI Perjuangan

“Namanya juga usulan, kan tidak mengikat Presiden tapi tetap kita hormati. Yang bisa menentukan hanya Presiden sebagai hak prerogatif sesuai kebutuhan

Nasdem dan PKB Berebut Jatah Menteri, Berikut Respons Politikus PDI Perjuangan
Tribunnews/Ferdinand Waskita
Masinton Pasaribu 

TRIBUNBATAM.id - PKB dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) secara terang-terangan mengajukan 10 dan 11 nama untuk menjadi menteri dalam kabinet Jokowi-Maruf Amin.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu yakin adanya pengajuan nama-nama tersebut tidak menggangu soliditas Koalisi Indonesia Kerja.

Masinton sendiri mengatakan PDI Perjuangan sebagai pengusung utama Jokowi justru masih adem ayem dalam pembicaraan jatah menteri.

Menurutnya jatah menteri dari PDI Perjuangan tinggal menunggu kesepakatan antara Jokowi dan Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum Partai.

“Ha-ha-ha, Pak Jokowi sendiri kan PDI Perjuangan, partai tidak mengajukan nama-nama. Itu urusan Pak Jokowi dan Ibu Megawati selaku ketua umum partai,” katanya.

Bocah 8 Tahun Dibunuh Tukang Bubur, Jerit Tangis Histeris Ibu FA Pecah Menilik Bak Putrinya Dibunuh

Video Viral Bocah Perempuan Dikeroyok 8 Orang, Ini Penjelasan Korban hingga Reaksi Walikota Risma

Thoriq Rizki Ditemukan Tim SAR, Berikut Kronologi Lengkap Pendaki Hilang di Gunung Piramid Bondowoso

Biaya Sewa Kontiner Limbah Plastik Melambung, Pengimpor Limbah Plastik di Kota Batam Mulai Menjerit

Diminta rampingkan kabinet

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyarankan agar Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) merampingkan kabinet untuk periode kedua pemerintahannya.

“Indonesia harus menuju negara Good Governance. Saya berharap periode ke-2 Bapak Jokowi melakukan reformasi birokrasi secara menyeluruh dengan merampingkan kabinet baru berjumlah maksimal tidak lebih daripada 20 menteri/lembaga setingkat menteri,” ujar Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini kepada Tribunnews.com, Kamis (4/7/2019).

Wakil Ketua BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 lalu itu beralasan dengan rampingnya kabinet akan memperkuat koordinasi dan sinergi satu dengan lainnya.

“Masalah sinergitas antar lembaga sering kali dikeluhkan Presiden. Akan lebih baik beberapa kementerian/lembaga disatukan agar efektif dan efisien kinerjanya,” jelas Mardani Ali Sera.

Halaman
12
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved