BATAM TERKINI

Sekolah Negeri Terganjal Zonasi, Warga Menjerit: Pak Gubernur Bagaimana Nasib Anak Kami?

Sejumlah orangtua mengeluhkan terbatasnya kuota untuk bisa mendaftar sekolah negeri di Batam. Mereka kebingungan bagaimana nasib pendidikan mereka.

Sekolah Negeri Terganjal Zonasi, Warga Menjerit: Pak Gubernur Bagaimana Nasib Anak Kami?
TRIBUNBATAM.id/Ian Sitanggang
orang tua murid berkumpul di pelataran SMAN 5 Kota Batam, Provinsi Kepri, Senin (1/7/2019) untuk mendaftar. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah orangtua mengeluhkan terbatasnya kuota untuk bisa mendaftar sekolah negeri di Batam. Akhirnya, mereka kebingungan bagaimana nasib pendidikan anaknya.

"Harus kemana lagi kami daftar anak kami? Rumah kami dekat tapi sudah tidak bisa tertampung."

Beginilah ungkapan para orangtua di Sagulung yang hendak memasukkan anaknya ke Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN).

Sistem Zonasi yang dibuat oleh pemerintah dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun ajaran 2019/2020 menyisahkan pilu bagi orangtua.

Pasalnya di luar zona anak sudah tidak bisa diterima.

Wilayah Sagulung yang merupakan salah satu wilayah padat penduduk di Kota Batam, membuat banyak anak tidak bisa diterima di sekolah karena membludaknya siswa yang mendaftar.

Salah satu sekolah di Sagulung yakni SMAN 5 Batam, merupakan sekokah favorit yang menjadi pilihan warga.

Sementara daya tampung sekolah tersebut untuk tahun ajaran 2019/2020 hanya 350 siswa.

Deretan Foto Terakhir Pendaki Thoriq Sebelum Hilang 12 Hari di Gunung Piramid Bondowoso

Zoha Rahman, Wanita Berhijab di Film Spider-Man: Far from Home Jadi Sorotan, Berikut Profilnya

Ingat Telenovela Amigos X Siempre? Ini Foto Cantik Belinda Peregrin, Tokoh Anna yang Beranjak Dewasa

5 Tahun Pacaran, Wanita Ini Mendadak Diminta Merias Pacar yang Nikahi Wanita Lain, Syok?

Pesawat Generasi Baru Airbus Bakal punya sayap yang bisa mengepak

Saat ini hari ke enam atau hari terakbir PPDB jumlah murid yang mendaftar tercatat sebanyak 670 siswa sementara yang diterima hanya 350 siswa.

Untuk SMAN 5 Sagulung anak yang tidak bisa diterima sebanyak 320 orang. Bagaimana nasib mereka?

Halaman
12
Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved