BATAM TERKINI
Soal Warga Lempar Sampah ke Jalan Karena Gerah Tumpukan Sampah, Begini Penjelasan Kepala DLH
Kepala DLH Batam angkat bicara soal aksi Mul yang mengaku sengaja mengamuk gegara tumpukan sampah di pasar depan Queen Garden Waterboom Bengkong.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam angkat bicara soal aksi Mul yang mengaku sengaja mengamuk gegara tumpukan sampah di pasar yang terletak depan Queen Garden Waterboom, Bengkong, Batam, Kepri atau pasar depan kantor Camat Bengkong, Jumat (5/7/2019) petang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Herman Rosie saat dimintai tanggapan Sabtu (6/7) menjelaskan, soal Mul ngamuk karena mabuk di luar kendali DLH.
Lagi pula Mul tidak masuk dalam struktur pegawai DLH.
"Kalau dari beritanya itukan orang mabuk, dan dia sendiri saja yg ngamuk. Nggak bisa kita jadikan dasar penilaian. Tapi kita akan chek petugas wilayah Bengkong, juga pihak kecamatan apakah benar yg dituduhkan yang bersangkutan," katanya.
Lanjutnya, karena biasanya kalau ada komplin warga petugas DLH langsung ke TKP.
Bahkan kata Herman, pihaknya ketika membaca di media atau komplain melalui radio mereka langsung kerjakan.
"Kita lagsung selesaikan kok, atau melalui DLH online, call centre maupun WhatsApp," katanya.
• Cinta Laura Istirahat dari Media Sosial, ingin Fokus Ke Pekerjaan dan Orang yang Dicintai
• Deretan Foto Terakhir Pendaki Thoriq Sebelum Hilang 12 Hari di Gunung Piramid Bondowoso
• Kebingungan di Nagoya Batam, Polisi Polresta Barelang Antar Turis Australia ke Pelabuhan
• Tak Cuma Turis Singapura, Jon Ternyata Pernah Kuras Harta Korbannya di 4 Tempat Berbeda di Batam
Herman Rozie menambahkan, jika di pasar mobil pengangkut sampah setiap hari beroperasi. Sedangkan di perumahan dua kali dalam seminggu.
Sebelumnya, aksi seorang pria mabuk resahkan warga Bengkong.
Pasalnya, pria tersebut mengambil segenggam sampah lalu melemparkan ke tengah jalan.
Kejadian tersebut terjadi tepat di pasar yang terletak depan Queen Garden Waterboom, Bengkong, Batam, Kepri atau pasar depan kantor Camat Bengkong.
Aksi Mul terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. (tribunbatam.id/leo halawa)