Enggan Dipinjamkan Duit, Pria Ini Tarik Bibinya ke Kamar, Aksi Gagal Karena Ini

Pelaku berusaha melakukan upaya kekerasan karena tidak dipinjamkan uang, namun beeruntung tindakan itu urung dilakukan karena ini

Enggan Dipinjamkan Duit, Pria Ini Tarik Bibinya ke Kamar, Aksi Gagal Karena Ini
Istimewa
ilustrasi pemerkosaan 

TRIBUNBATAM.id.TANJUNGPINANG - Kasus pemerkosaan di Tanjunpinang, Kepulauan Riau kini didalami polisi.

Kasus pemerkosaaan tersebut sebagaimana diberita awal terjadi di wilayah hukum Polsek Tanjungpinang Timur.

Kasus menyeret seorang pria berinisial RA (24) dan korbannya tak lain bibinya atau istri dari pamannya.

Menurut keterangan yang didapat, pelaku berusaha melakukan pemerkosaan sebagai upaya pelampiasan yang dilakukan oleh pelaku ketika tidak dipinjami uang.

Jika Kaca Samping Mobil Susah Turun Naik, Bagian Ini yang Harus Dicek Terlebih Dahulu

Debt Collector Gedor-gedor Mobil, Dikira Perampok, Sopir Panik dan Terpaksa Lakukan Ini

Bikin Yamaha NMAX Tambah kece, Tren Speedometer Motor Warna-warni, Modalnya Cuma Rp 100 Ribuan

Tunjukkan Ketabahan, Ivanka Rizaldy Tulis Pesan Menyentuh Perpisahan dengan Sutopo, sang Ayah

 

"Pelaku ini lakukan percobaan pemerkosaan karena pinjam duit tak diberi. Sehingga pelaku ini berusaha melampiaskan itu dengan berusaha memperkosa korbanya," ungkap Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur Iptu Ardian dikonfirmasi, Minggu (8/7).

Ketika itu pelaku mencari pamannya untuk meminjam, namun saat itu tidak dirumah. Lantas pelaku meminta kepada korban. Karena tak bisa memberikan pinjaman juga, ia langsung melampiaskan dengan menarik korban ke dalam kamar.

37 Programer Beradu Kemampuan, Pemenang Bakal Dikontrak dengan Gaji Gede di Bintan

Download Musik MP3 Lagu Apalah Cinta Ayu Ting-Ting feat Keremcem, Ada Lirik Lagu dan Cara Download

 

Ketika di dalam kamar pelaku mengeluarkan kemaluannya kepada korban. Terus memaksa korban untuk membuka baju akhirnya baju korban ditarik hingga robek. Adapun luka goresan dibagian dada korban.

"Kita visum. Ada luka goresan korban. Itu jadi alat bukti percobaan pemerkosaan yang dilakukan oleh korban," ungkapnya.

Setelah itu korban teriak meminta tolong dan akhirnya pelaku memilih untuk keluar rumah dan kabur meninggalkan Tanjungpinang selama 2 minggu.

Selama ini pelaku berprilaku normal. Secara psikologis tidak mengalami masalah kejiwaan. Meski begitu pihaknya tetap mendalami.

Ataukah ada dendam juga masih didalami. Sementara korban sehari-hari juga tak memiliki pekerjaan alias menganggur.

"Korban murni menganggur. Kalau kejiwaannya normal saja tak mengalami masalah," tutupnya.

Sebelumnya RA berusaha memerkosa RM (40) yang merupakan saudaranya di perumahan Kijang Kencana Tanjungpinang Timur.

Ia berhasil ditangkap oleh orangtuanya sendiri dan dibawa ke Polsek Tanjungpinang Timur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (wfa).

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved