Padahal Mau BAB, Pria di Lahat Ini Babak Belur Dihajar Warga, Dituduh Mau Maling Ayam

"Pelaku ini curiga dengan korban. Apalagi, rumah pelaku Sabok ini, bersebelahan dengan desa tempat korban manggung. Kedua tangan korban saat itu sempa

Padahal Mau BAB, Pria di Lahat Ini Babak Belur Dihajar Warga, Dituduh Mau Maling Ayam
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN/HAndout
Wajah Didi Durisman penuh luka karena dihajar lima warga yang menuduhnya hendak maling ayam gara-gara kebelet buang air besar (BAB) 

TRIBUNBATAM.id - Wajah Didi Durisman (26) warga Desa Tanjung Menang, Kecamatan Jarai, Lahat, penuh dengan luka lebam.

Sekeliling bola matanya bengkak dan berdarah setelah ia babak belur dihajar warga.

Peristiwa naas bagi Didi tersebut bermula ketika ia mengisi job sebagai pemain orgen tunggal, yang lagi manggung di Desa Gunung Liwat, Kecamatan Suka Merindu, Lahat, Kamis (4/7) sekira Pukul 02.00 wib.

Namun, pada dini hari tersebut tiba-tiba perutnya sakit dan ingin buang air besar (BAB). Tak tahan lagi ingin BAB, segera ia menuju aliran air (siring red) dekat rumah warga yang tak jauh dari lokasi OT.

Warga Jemaja Rindukan Pesawat Boeing Mendarat di Bandara Letung, Begini Alasannya

Kisah Wanita Cantik Tersesat di Hutan dan Diplihara Oleh Keluarga Kera di Dalam Hutan Belantara

Detik-detik Penangkapan Begal, Pelaku Incar Korban yang Jalan Sendirian

Soal Kasus Bobby Jayanto, Polres Tanjungpinang Datangkan Ahli Pidana, Begini Kata Efendri Ali

Namun naas, selesai BAB ia dikejutkan munculnya Niper alias Sabok (31) warga Desa Suka Merindu, bersama satu rekannya.

Didi yang tidak menyadari maksud kedatangan Sabok, semakin terkejut saat keduanya memegang pundak disertai berujar menuduhnya hendak maling ayam.

Merasa tuduhan tersebut mengada-ngada, ia membantah dan coba menjelaskan. Sayangnya, Sabok tak mempercayai Didi hingga keduanya langsung membawa Didi ke halaman rumahnya.

"Pelaku ini curiga dengan korban. Apalagi, rumah pelaku Sabok ini, bersebelahan dengan desa tempat korban manggung. Kedua tangan korban saat itu sempat diikat oleh pelaku, menggunakan tali plastik," terang Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, melalui Kasubag Humas, Aiptu Lispono, Minggu (7/7).

Setelah tangan Didi diikat, Sabok bersama rekannya langsung memukul hidung, perut Didi.

Bahkan Sabok sempat mengarahkan sajam jenis kuduk ke leher Didi, memaksa Didi mengakui telah melakukan pencurian.

Batam Masih Seksi Untuk Dikunjungi Wisatawan Mancanegara, Banyak yang Terpincut Dengan Alamnya

Jadwal Final Copa America 2019, Brazil vs Peru Senin (8/8/2019) Dinihari WIB

Tanjungpinang Keluar Jadi Juara Umum Dalam Kejurda Tarung Drajat, Boyong 5 Medali Emas

Klasemen MotoGP 2019 - Marc Marquez Kokoh di Posisi 1, Valentino Rossi Tertahan Posisi 6

Sabok rupanya semakin beringas, Didi diseret ke pinggir jalan. Tiba-tiba datang empat warga lainnya sambil memaksa Didi mengakui telah melakukan pencurian.

"Jadi pelaku Sabok dan kelima rekannya ini, berulang kali menendang tubuh korban. Korban ditinggalkan begitu saja dalam kondisi tak berdaya," ujarnya.

Didi rupanya tidak menyerah, dengan muka bonyok ia merangkak berdiri menuju tempat acara orgen tunggal. Warga yang melihat Didi langsung melarikannya ke RSUD Pagaralam.

"Karena masih dalam perawatan, korban baru bisa melapor Sabtu (6/7) lalu. Saat ini anggota kita sedang mengejar pelaku,"tegas Lispono.  

 

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Kebelet BAB, Pemain Orgen Tunggal di Lahat Ini Babak Belur Dihajar Warga, Dituduh Mau Maling Ayam

Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved