BATAM TERKINI

Tiap Hari Bayar Rp 190 Juta Untuk 38 Kontainer, Pengusaha Desak Limbah Plastik Segera Re-Ekspor

Tak tahan setiap hari harus mengeluarkan biaya Rp 5 juta per kontainer, pengusaha mendesak pemerintah segera melakukan re-ekspor limbah plastik.

Tiap Hari Bayar Rp 190 Juta Untuk 38 Kontainer, Pengusaha Desak Limbah Plastik Segera Re-Ekspor
TRIBUNBATAM.id/Dewi Haryati
Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan wakilnya Amsakar mengecek kontainer di Batu Ampar menyusul ada pesan berantai yang menyebut ada kontainer bermuatan limbah, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pasca dikeluarkannya hasil laboratorium terhadap 65 kontainer di Pelabuhan Batu Ampar, hingga saat ini 38 kontainer limbah plastik yang dinyatakan tercemar limbah B3 masih ditahan di Pelabuhan Batu Ampar.

Perwakilan PT Tan Indo Sukses, Martin mengharapkan pemerintah segera mengambil tindakan terhadap puluhan kontainer tersebut.

"Kita banyak mengeluarkan biaya setiap harinya. Kita mengeluarkan kurang lebih 500 SGD setiap kontainer di Pelabuhan itu. Tak mungkin pemerintah yang tanggung itu kamilah yang tanggung," ujar Martin sebelum melangsungkan RDP di Komisi I DPRD Kota Batam, Senin (8/7/2019).

Itu artinya, jika satu kontainer harus membayar 500 SGD dengan kurs Sekitar Rp 10 ribu, per kontainer dikenakan biaya Rp 5 jutaan. Padahal saat ini, jumlah kontainer yang dinyatakan mengandung limbah B3 dan harus dire-ekspor ada sebanyak 38 kontainer.

Sehingga biaya yang harus dikeluarkan perusahaan pemesan barang itu sebanyak Rp 190 juta per harinya hingga barang itu akan di re- ekspor.

Diakuinya kalau memang proses bisa lebih cepat, bisa mengurangi beban pengusaha. Sampai saat ini importir juga belum menerima surat.

"Kemarin masih dimintai keterangan saja. Kita minta kepedulianlah. Jangan udah jatuh ditimpa tangga pula. Kalau mau re-ekspor di re ekspor. Dirilis dirilis," katanya.

Tambah Rombongan Belajar & Revisi Area Zonasi, Ini Dia Solusi Atasi Polemik PPDB 2019 di Batam

Banyak Orangtua Galau Anaknya Tak Lolos Sistem Zonasi, Wawako Batam: Anak Saya Juga Tak Lolos

Stop Mobil Patroli Polisi di Nagoya, Ternyata 2 Turis Australia Kebingungan Cari Lokasi Pelabuhan

38 Kontainer Terbukti Mengandung Limbah B3

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 38 kontainer limbah plastik di Batu Ampar mengandung B3 atau bahan berbahaya.

Dari hasil uji laboratorium, limbah yang terkontaminasi B3 harus dikembalikan lagi alias dire-ekspor.

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved