Abdul, Terdakwa Kasus Pembunuhan Arnold Tambunan Tidak Ajukan Eksepsi

Kasus pembunuhan purnawirawan TNI AL Arnold Tambunan disidangkan lebih kurang 1 jam di PN Tanjungpinang, Selasa (9/7/2019).

Abdul, Terdakwa Kasus Pembunuhan Arnold Tambunan Tidak Ajukan Eksepsi
ISTIMEWA/Tribunbatam.id/Argianto DA Nugroho
Foto Arnold Tambunan semasa hidup dan Abdul Pelaku Pembunuhan 

TRIBUNBATAM.id.TANJUNGPINANG - Kasus pembunuhan purnawirawan TNI AL Arnold Tambunan disidangkan lebih kurang 1 jam di PN Tanjungpinang, Selasa (9/7/2019).

Dalam persidangan dakwaan ini, Abdul terdakwa pembunuhan ini tidak mengajukan eksepsi usai dakwaan dibacakan.

Ketua majelis hakim Acep Sopian Sauri pun langsung meminta kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjungpinang Noly Wijaya melanjutkan dengan agenda pembuktian saksi.

Namun JPU belum mempersiapkannya. Hakim lantas menunda hingga pekan depan agar JPU menghadirkan saksi-saksi.

"Belum ada yang mulia. Besok baru bisa kita hadirkan," kata Noly.

Sementara dalam pembacaan dakwaan sebelumnya terdakwa diancam dengan sangkaan pembunuhan berencana sesuai pasal 340 KUHP.

Dalam pasal tersebut Abdul dianggap telah merencanakan dengan matang proses pembunuhan Arnold Tambunan dengan tersangka Abdul Rasyid (meninggal dunia karena kecelakaan).

Secara ringkas, proses pembunuhan itu diawali dengan persekongkolan dengan Abdul Rasyid saat Arnold hendak menangih utang senilai 30 juta kepada Rasyid.

Perencanaan pembunuhan dilakukan pada tanggal 17 Agustus 2018. Arnold baru tiba pada keesokan harinya tanggal 18 Agustus.

"Setelah korban Arnold Tambunan tiba di rumah Abdul Rasyid di Gang Menur RT 5/RW 9 Kelurahan Sungai Jang Bukit Bestari. Terjadi cek-cok dan Abdul Rasyid memukul dengan besi bersama terdakwa Abdul," ungkapnya.

Halaman
1234
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved