Breaking News:

Mahathir Belum Putuskan Siapa yang Akan Ambil Alih Malaysia Airlines, Kuran Percaya Perusahaan Lokal

Pemerintah Malaysia belum memutuskan siapa yang akan mengambil alih Malaysia Airlines Berhad, kata Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

The Star Malaysia
Pramugari Malaysia Airlines saat promo, beberapa waktu lalu 

TRIBUNBATAM.ID, PUTRAJAYA - Pemerintah Malaysia belum memutuskan siapa yang akan mengambil alih Malaysia Airlines Berhad, kata Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

Mahathir Mohamad mengatakan, pemerintah telah menerima empat proposal atau penawaran, termasuk satu dari kelompok yang dipimpin oleh Datuk Pahamin Ab Rajab, pendiri AirAsia.

"Kami perlu mempelajari semua proposal, dan ini akan memakan waktu," katanya kepada wartawan setelah dialog dengan para pemain industri di Konferensi TVET 2019, seperti dilansir The Star Online.

Data Penumpang Bocor, British Airways Didenda Rp 3,6 Triliun

Opsi Menyelamatkan Malaysia Airlines dari Pendarahan Keuangan Belum Jelas. AirAsia Siap Akuisisi

168.742 Lolos SBMPTN 2019, Cek di pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id Bisa Diakses via HP

Mahathir mengatakan penawaran untuk Malaysia Airlines sebagian besar datang dari perusahaan lokal.

Ditanya apakah ini berarti bahwa penduduk setempat mampu menjalankan maskapai penerbangan nasional, Perdana Menteri mengatakan:

"Mereka pikir mereka mampu, tetapi kami telah menunjuk banyak (untuk menjalankan maskapai penerbangan) di masa lalu. Dan mereka semua terbukti tidak bisa," katanya

Mahathir Muhamad
Mahathir Muhamad (YOUTUBE)

Dilaporkan bahwa Pahamin, mantan direktur jenderal Departemen Transportasi Jalan dan pendiri AirAsia Berhad, serta kelima mitranya telah bertemu dengan Perdana Menteri untuk menyatakan minat untuk membantu mengubah maskapai ini.

Empat Tahun Merugi

Pendarahan keuangan yang dialami Malaysia Airlines Bhd (MAS) masih terus menjadi isu menarik di Malaysia setelah PM Mahathir Mohamad menyatakan tidak akan membantu lagi maskapai itu dengan anggaran negara.

Sudah empat tahun terakhir Malaysia Airlines mengalami kerugian cukup teruk dan bahkan banyak yang menyangsikan bahwa flight carrier itu bisa untung lagi.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved