Opsi Menyelamatkan Malaysia Airlines dari Pendarahan Keuangan Belum Jelas. AirAsia Siap Akuisisi

Sudah empat tahun terakhir Malaysia Airlines mengalami kerugian cukup teruk dan bahkan banyak yang menyangsikan bahwa flight carrier itu bisa untung

Opsi Menyelamatkan Malaysia Airlines dari Pendarahan Keuangan Belum Jelas. AirAsia Siap Akuisisi
AP Photo
Malaysia Airlines 

TRIBUNBATAM.ID, KUALA LUMPUR - Pendarahan keuangan yang dialami Malaysia Airlines Bhd (MAS) masih terus menjadi isu menarik di Malaysia karena PM Mahathir Mohamad menyatakan tidak akan membantu lagi maskapai itu.

Sudah empat tahun terakhir Malaysia Airlines mengalami kerugian cukup teruk dan bahkan banyak yang menyangsikan bahwa flight carrier itu bisa untung lagi.

Malaysia Airline cmendapat dua pukulan berat tahun 2014 setelah satu pesawatnya hilang tanpa jejak, sementara satu lagi terjatuh setelah tertembak di perbatasan Rusia-Ukraina.

Sejumlah opsi bermunculan, mulai dari merger dengan "saudaranya" Singapore Airlines atau joint operation dengan sejumlah maskapai lain. 

3 Pejabat Militer Rusia dan 1 WN Ukraina Rancang Penembakan Malaysia Airlines, Keluarga Tuduh Putin

4 Tahun Malaysia Airlines MH370 Hilang Misterius, Pilot Ini Klaim Jejak Pesawat Ada di Sini

HORE! Pemerintah Diskon Tiket Pesawat 50 Persen untuk 11.626 Kursi Mulai Kamis. Catat Jadwalnya

MAS dan SIA awalhya satu perusahaan dan setelah pemisahan Malaysia dan Singapura, perusahaan itu masih bernama Malaysia-Singapore Airlines.

Namun perusahaan itu kemudian bercerai tahun 1972.

Baru-baru ini, salah satu pendiri AirAsia Bhd Group, Pahamin Ab Rajab, menyatakan keinginan untuk "menyelamatkan" Malaysia Airlines dengan usulan pengambilalihan yang telah diajukan kepada Perdana Menteri Dr Mahathir Mohamad.

Sebuah mural untuk mengenang tragedi hilangnya Malaysia Airlines MH370 di pinggiran kota Kuala Lumpur, Malaysia.
Sebuah mural untuk mengenang tragedi hilangnya Malaysia Airlines MH370 di pinggiran kota Kuala Lumpur, Malaysia. (Joshua Paul/AP)

Upaya Pahamin dengan lima pengusaha yang tidak disebutkan namanya tidak didasarkan pada pertimbangan komersial, melainkan pada kecintaannya yang kuat pada negara.

Dia juga membuat komitmen untuk tidak memangkas pekerjaan apa pun jika upayanya dalam mengambil alih maskapai berhasil.

Maskapai nasional Australia, Qantas Airlines Ltd, juga telah merencanakan untuk mengakuisisi Malaysia Airlines satu dekade yang lalu tetapi tawarannya gagal setelah tekanan dari pemegang saham MAS, yaitu pemerintah Malaysia, melalui Khazanah (BUMN).

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved