Pekerja PT MOS yang Meninggal Karena Terbakar Dapat Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan

Pihak BPJS Ketenagakerjaan telah mendapatkan kabar tentang meninggalnya Imam Gazali seorang pekerja PT Multi Ocean Shipyard (PT MOS) Karimun.

Pekerja PT MOS yang Meninggal Karena Terbakar Dapat Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan
cruzfirm.com
Kecelakaan kerja. Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Pihak BPJS Ketenagakerjaan telah mendapatkan kabar tentang meninggalnya Imam Gazali seorang pekerja PT Multi Ocean Shipyard (PT MOS) Karimun.

Pps Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Karimun Tanjung Balai, Andy Syahputra yang dikonfirmasi membenarkan jika Imam Gazali telah terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan.

"Iya, sudah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. 

Pengobatan perawatan kemarin pakai BPJS Ketenagakerjaan," kata Andy yang dikonfirmasi melalui ponselnya.

Selain ditanggungnya biaya pengobatan, ahli waris Imam juga akan mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Andy menjelaskan, karena termasuk kategori meninggal akibat kecelakaan kerja, maka ahli waris Imam akan mendapatkan santunan berupa 48 kali gaji, biaya pemakaman dan santunan berkala.

"Masuk kategori meninggal akibat kecelakaan kerja, santunan 48 x gaji + biaya pemakaman Rp 3 juta + santunan berkala yg diberikan sekaligus Rp 4,8 juta," jelas Andy.

Klasemen Liga 1 2019 Usai Persebaya Ditahan Imbang Barito Putera, Bajul Ijo Masuk 5 Besar

JPU Tetap Menuntut Terdakwa Anak Kasus Narkoba Hukuman 10 Tahun Penjara

Kubu Prabowo Syaratkan Pemulangan Rizieq Shihab Dalam Rekonsiliasi, Moeldoko: Pergi kan Sendiri?

Kuasa Hukum Terdakwa Anak Kasus Narkoba Minta Hakim Putus Bebas, Begini Alasannya

Untuk proses penyerahannya, lanjut Andy, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak PT MOS agar ahli waris dapat melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan selepas masa duka.

"Barusan saya informasikan ke HRD-nya untuk dapat dikabarkan ke ahli warisnya nanti selepas masa duka untuk lengkapi dokumen ahli warisnya," ucap Andy.

Diberitakan sebelumnya, Imam Gazali mengalami luka bakar yang cukup serius akibat kebakaran proyek perbaikan kapal di PT MOS pada bulan April lalu.

Dia akhirnya meninggal dunia setelah dua bulan lebih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri. (TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved