BATAM TERKINI

Diduga Langgar 2 Pasal Persaingan Usaha, Lion Parcel Batam Dituding Lakukan Monopoli Pasar

Lion Parcel Kota Batam dituding melakukan monopoli pasar karena diduga telah melanggar 2 pasal undang-undang persaingan usaha.

Diduga Langgar 2 Pasal Persaingan Usaha, Lion Parcel Batam Dituding Lakukan Monopoli Pasar
IStimewa
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kota Batam, Provinsi Kepri saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan monopoli pasar yang dilakukan oleh Lion Parcel Kota Batam.

Lion Parcel diduga melanggar 2 pasal dalam undang-undang persaingan usaha.

Yakni pasal 15 mengenai hak eksklusifitas, dan pasal 19 mengenai diskriminasi.

"Kasus ini akan menjadi prioritas saya. Kami hanya butuh dua alat bukti, di antaranya keterangan saksi dan pelapor, serta data perjanjian kerjasama yang dilakukan lion parcel," ujar Kepala KPPU KPD Kota Batam, Wahyu Bekti Anggoro sesaat setelah serah terima jabatan menggantikan Ahmad Muhari, di Kantor Perwakilan KPPU, Batam Center.

Pperjanjian kerjasama ini juga menyebabkan diskriminasi bagi jasa pengiriman lainnya.

Paska Ditangkap Karena Tuduhan Kasus Kekerasan Seksual, Kang Ji Hwan Batalkan Semua Kegiatannya

Wali Kota Syahrul Terkesan dengan Kepemimpinan Kapolres Tanjungpinang; Dia Luar Biasa

Singapura Gelar Kejuaraan Sepeda di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kadispora Pemprov Bangga

Hal ini menimbulkan persaingan yang tidak sehat, dan tidak hanya menggunakan Lion Air tetapi juga maskapai Wings, dan Batik Air.

"Dalam perjanjian itu, maskapai Lion Group memberikan eksklusifitas kargo untuk digunakan," katanya.

Sementara itu, Anggota Komisioner KPPU RI, Kodrat Wibowo mengatakan, monopoli pasar yang dilakukan oleh Lion Parcel, menandakan bahwa sistem perekenomian kembali ke era Orde Baru.

"Jika ada jasa pengiriman lain ingin menggunakan jasa kargo ketiga maskapai ini, harus menggunakan jasa Lion Parcel. Masyarakat kita belum mengetahui etika bisnis yang sehat, dimana hal ini tidak menciptakan suasana yang kompetitif," kata Kodrat. (tribunbatam.id/ Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved