KPK OTT di KEPRI

Gubernur Kepri Nurdin Basirun Kena OTT, KPK Sebut Masalah Kasus Izin Lokasi Rencana Reklamasi

Terkait praktik rasuah, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut terkait suap transaksi izin lokasi rencana reklamasi.

TRIBUN Batam/Endra Kaputra
Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Operasi Tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK di Provinsi Kepulauan Riau menjerat sejumlah pejabatb tinggi dilingkungan tersebut.

Termasuk Gubernur dan juga Kepala Dinas.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar giat Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (10/7/2019).

Terkait praktik rasuah, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut terkait suap transaksi izin lokasi rencana reklamasi.

"Diduga transaksi terkait izin lokasi rencana reklamasi di Kepri," ungkap Febri kepada pewarta, Rabu (10/7/2019) malam.

KPK Amankan Duit Pecahan Dolar Singapura Saat OTT Gubernur Kepri Nurdin Basirun

OTT Gubernur Kepri, Kepala Dinas ES Bersama Nurdin Basirun di Mapolres Tanjungpinang

KPK Sebut yang Ditangkap di Tanjungpinang Merupakan Kepala Daerah Pemprov Kepri

Febri membeberkan, tim KPK membawa enam orang untuk diperiksa di Polres Kepri.

"Ada enam orang yang diamankan tim dan dibawa ke Polres setempat. Kepala daerah, kadis, kabid, pns dan swasta," bebernya.

Diduga ada Gubernur terjaring OTT

Ada sejumlah isu menyeruak terkait OTT yang dilakukan oleh KPK.

Di antaranya adalah Gubernur Kepri yang menurut informasi juga berada di sat Reskrim Polres Tanjungpinang.

Baca: Berusia Satu Abad Menjadikan Nenek Asal Tangerang Selatan Ini Jemaah Haji Tertua

Juru Bicara KPK Febri Diansyah
Juru Bicara KPK Febri Diansyah (Ilham Rian Pratama)

Namun ada sejumlah informasi juga yang santer terdengar yakni pejabat di lingkup Pemprov Kepri dalam hal ini pejabat di Dinas Pemrov Kepri.

 
Halaman
123
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved