Rencana DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas Kebut 3 Agenda Sidang Sekaligus Gagal, Ketua DPRD Khawatir

Padahal sebelumnya sidang paripurna itu direncanakan akan berisi tiga agenda sekaligus.

Rencana DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas Kebut 3 Agenda Sidang Sekaligus Gagal, Ketua DPRD Khawatir
TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman
Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Imran (kiri) dan Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Sidang paripurna di Kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas Selasa (9/7) malam, hanya berisi 2 agenda saja.

Padahal sebelumnya sidang paripurna itu direncanakan akan berisi tiga agenda sekaligus.

Sidang paripurna yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB itu diawali dengan penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran yang dibacakan oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas.

Selanjutnya disambung dengan penyampaian Ranperda inisiatif DPRD tentang Tanggung jawab Sosial Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan kepada Kepala Daerah yang dibacakan oleh Ketua Bapemperda, Yulius, SH.

Ini Ancaman Hukuman Suami Paksa Istri Berhubungan Badan, Termasuk Kejahatan Pemerkosaan

Sita Dokumen Proyek Korupsi Bupati Muzni, KPK Geledah 3 Lokasi di Solok Selatan

Antrean Hingga 23 Tahun, Jadi Alasan Warga Pamekasan Daftarkan Bayi Usia 1 Tahun Berhaji

Setelah Batam, 8 Kontainer Sampah di Surabaya Dipulangkan ke Australia

Hal ini berbeda dari penyampaian dan undangan yang sebelumnya sudah disampaikan kalau terdapat 3 agenda yang dijadwalkan sebelumnya.

Adapun agenda yang hilang dan tidak jadi dibahas yakni pengambilan persetujuan Ranperda Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Imran, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas tidak mengelak ketika disinggung adanya perubahan agenda sidang paripurna ini.

Dia khawatir jumlah anggota DPRD yang hadir dalam sidang paripurna malam itu tidak mencapai kuorum untuk pengambilan persetujuan bersama.

Rapat paripurna di lantai 1 Gedung DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas. Foto diambil beberapa waktu lalu. Tribun/Septyab Mulia Rohman.
Sidang paripurna di lantai 1 Gedung DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas. Foto diambil beberapa waktu lalu. Tribun/Septyab Mulia Rohman. (TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman)

Dia menjelaskan, untuk melakukan pengambilan persetujuan bersama, ‎sekurang-kurangnya jumlah legislator yang menghadiri rapat paripurna berjumlah 14 dari 20 orang keseluruhan kursi di DPRD.

"Khawatir tidak kuorum, makanya dipending dulu. Sesuai tata tertib di DPRD, minimal 14 orang yang harus hadir untuk mengambil persetujuan," ujarnya saat ditemui TRIBUNBATAM.id, usai sidang paripurna.

Halaman
12
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved