Taksi Online dan Konvensional Ricuh Lagi di Batam, Berikut Penjelasan Dinas Perhubungan

Keributan antara taksi pangkalan dan taksi online di Kota Batam kembali terjadi, Senin (8/7/2019) lalu.

Taksi Online dan Konvensional Ricuh Lagi di Batam, Berikut Penjelasan Dinas Perhubungan
TribunBatam.id/Alfandi Simamora
Taksi online dan pangkalan ribut di Batam beberapa waktu lalu 

TRIBUNBATAM.id - Keributan antara taksi pangkalan dan taksi online di Kota Batam kembali terjadi, Senin (8/7/2019) lalu.

Keributan taksi pangkalan dan taksi online disebabkan perihal titik jemput penumpang di sekitar Mall Nagoya Hill Batam, Kota Batam.

Selain itu, perihal izin taksi online di Batam pun terus menjadi pertanyaan.

Menyikapi hal ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri melalui Kepala Bidan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Frengki Willianto, akhirnya menjelaskan mengenai izin taksi online di Batam.

Viral Rafdi Maradjabessy, Anak Wawako Tidore Jadi Kuli Bangunan: Ayah Ajarkan Hidup itu Keras

Sambut Ulang Tahun Ke 14, Miracle Aesthetic Clinic Batam Launcing Perawatan Baru

Rabu (10/7/2019) pagi, Frengki coba meluruskan perihal perizinan itu.

Menurutnya, izin akan dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Kepri.

Hal ini juga disertai kajian teknis bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dalam hal ini adalah Dishub Provinsi Kepri.

Selain itu, kajian teknis tadi juga mendapatkan analisa hikum dari Biro Hukum Sekretaris Daerah (Setda) Provinsi Kepri.

"Kami telah melakukan kajian teknis sekaligus memberikan rekomendasi kepada 13 badan usaha yang mengurus izin ke PTSP," ujar Frengki saat dikonfirmasi.

Frengki juga mengatakan, sampai saat ini, perkembangan perihal perizinan masih dalam wewenang Biro Hukum Setda Provinsi Kepri.

"Masih ditelaah," ucapnya lagi.

Sebelumnya, permasalahan taksi pangkalan dan taksi online di Kota Batam kembali menjadi sorotan.

Perselisihan antara keduanya terus saja terjadi hingga kemarin, Senin (8/7/2019) petang.

Kerap merasa dirugikan, beberapa perwakilan taksi online di Kota Batam pun meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri tegas dalam menyikapi permasalahan ini. (dna)

Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved