BATAM TERKINI

ATURAN BARU! STNK Mati 2 Tahun, Kendaraan Bisa Jadi Bodong, Berlakukah di Kepri?

Aturan baru! STNK yang mati alias tak dibayar pajak selama 2 tahun berturut-turut maka data-data kendaraan akan dihapus. Berlaku di Kepri?

ATURAN BARU! STNK Mati 2 Tahun, Kendaraan Bisa Jadi Bodong, Berlakukah di Kepri?
KOMPAS.Com/SRI LESTARI
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Aturan baru! STNK yang mati alias tak dibayar pajak selama 2 tahun berturut-turut maka data-data kendaraan akan dihapus. Berlaku di Kepri? 

Kabid Humas Polda Kepri Kombes S Erlangga Jumat (12/7/2019) mengatakan  kebijakan tersebut memang berlaku secara nasional.

Hanya saja,  untuk saat ini masih belum diberlakukan secara merata.

"Masih tahap sosialisasi," katanya.

Jika masa sosialisasi selesai, Polda Kepri akan menunggu petunjuk dan teknis (juknis) dari Korlantas Polri. 

Korlantas sedang mengkaji kebijakan baru tersebut untuk bisa direalisasikan tahun 2019 ini.

"Bagi yang STNK-nya sudah mati selama 2 tahun berturut-turut segera diurus, jangan tunggu kebijakan berlaku," sarannya.

Sementara, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Refdi Andri mengatakan, secara aturan sudah jelas dan tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 74 dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 Pasal 110.

"Dasarnya banyak kendaraan sudah rusak atau tak bisa dipakai. Sekaligus mengingatkan pemilik melakukan kewajiban membayar pajak, sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas, perpanjang STNK, dan pengesahan STNK," ujar Refdi kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Sistem Aplikasi Error, PPDB SMA/SMK Tahap 3 Bakal Dibuka 15 Juli 2019

Kabar Gembira! PPDB SMA/SMK Tahap III 2019 Dibuka Senin 15 Juli, Bisa Daftar Lewat Aplikasi

SP I hingga III Hanya Berjarak 11 Hari, 88 Kios di Simpang Hutatap Sagulung Segera Digusur

Gelombang III PPDB Batam 2019 Belum Dibuka, Orangtua: Capek Tiap Hari ke Sekolah

Jika data STNK dihapus maka mobil itu bakal berstatus bodong dan ilegal saat berkendara di jalan selama-selamanya.

Halaman
1234
Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved