BATAM TERKINI

Dipasok dari Lapas Jambi, Oknum PNS Tanjungpinang Dibekuk Polisi Saat Jualan Sabu di Batam

Oknum PNS Tanjungpinang, Kepulauan Riau diamankan polisi Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang karena membawa 6,85 gram narkoba jenis sabu.

Dipasok dari Lapas Jambi, Oknum PNS Tanjungpinang Dibekuk Polisi Saat Jualan Sabu di Batam
TRIBUNBATAM.ID/DIPA NUSANTARA
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki, menunjukkan barang bukti narkoba jenis sabu milik AF dan F seberat 6,85 gram, Kamis (11/7/2019) sore. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Tanjungpinang, Kepulauan Riau diamankan polisi Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang karena membawa 6,85 gram narkoba jenis sabu.

Dua pria berinisial F dan AF itu diamankan di Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Selasa (9/7/2019).

AF, merupakan seorang pegawai Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri.

Kapolresta Barelang, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Hengki, dari AF dan F mengungkapkan, polisi tak hanya menyita 6,85 gram sabu tapi juga alat hisap. 2 tersangka itu tak hanya pemakai tapi juga pengedar. 

"Empat paket bungkusan siap diedarkan di Kecamatan Belakang Padang," kata Hengki, saat memimpin Konferensi Pers, Kamis (11/7/2019) sore.

Sedangkan atas perbuatannya, AF dan F mendapat ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup.

"Atau penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun. Sesuai undang-undang narkotika," jelas Hengki.

5 Fakta Gubernur Kepri Terjaring OTT KPK; Reklamasi Tanjungpiayu & Suap 11.000 S$ + Rp45 Juta

Ruang Tahanan Gubernur Kepri Nurdin Basirun Dipisah dengan Tersangka Lain, Ini Lokasinya

Jenguk Anak dan Menantunya di Polda Metro Jaya, Ayah Rey Utami: Saya Pikir Cuma Cerita di Media

 Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba) Polresta Barelang, AKP Abdul Rahman mengungkapkan, kedua tersangka mendapat barang haram itu dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Provinsi Jambi.

Menurutnya, "barang" itu didistribusikan kepada keduanya.

"Sepertinya ada oknum bermain. Namun kami masih melakukan proses penyidikan," ucap Abdul Rahman saat ditemui usai konferensi pers.  (tribunbatam.id/dipanusantara)

Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved