BATAM TERKINI

61 Sapi yang Ditolak Masuk Batam Harusnya Dikirim ke Tanjung Batu Karimun

61 ekor sapi asal Dumai, Riau, ditolak masuk ke Batam, Jumat (12/7/2019) seharusnya dikirim ke Tanjung Batu, Karimun.

61 Sapi yang Ditolak Masuk Batam Harusnya Dikirim ke Tanjung Batu Karimun
TRIBUNBATAM.ID/DEWI HARYATI
61 ekor sapi asal Dumai, Riau tertahan di pelabuhan tak resmi di Sei Harapan, Sekupang, Batam, Kepri, Jumat (12/7/2019) sore. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - 61 ekor sapi asal Dumai, Riau, ditolak masuk ke Batam, Jumat (12/7/2019).

Penasihat Asosiasi Pedagang Hewan Ternak Batam, Muhammad Musofa mengatakan, penolakan dilakukan pihak terkait karena tidak dilengkapi dokumen resmi.

Diketahui dari dokumen Karantina, mestinya sapi-sapi itu ditujukan ke Tanjung Batu, Karimun, bukan ke Batam.

"Dari surat berlabuhnya kapal tujuan Batam, juga tak disebutkan di pelabuhan mana," kata Musofa kepada Tribun, Sabtu (13/7).

Dari informasi yang didapatnya, 61 ekor sapi itu dikembalikan ke daerah asalnya Sabtu.

Sebelumnya, puluhan ekor sapi sempat tertahan di pelabuhan tak resmi di Sei Harapan, Sekupang, Batam, Kepri, sejak Jumat (12/7) sore.

Sapi-sapi yang diangkut dengan kapal kayu itu, masuk ke Batam tanpa dilengkapi dokumen resmi.

Jelang Idul Adha, 61 Ekor Sapi Ditolak Masuk Batam, Ini Sebabnya

Tawarkan 3 Prodi Perawatan Pesawat Terbang, Kirana Angkasa Polytechnic Segera Buka di Batam

Jalan Dapur 12 Sagulung Dilebarkan, Pedagang Kaki Lima Harus Bersabar, Kenapa?

Makna di Balik Angka 757 Bagi Nurdin Basirun, Nomor Plat Mobil hingga Nama Klub Bola

Satu d iantaranya, surat keterangan bebas sakit jembrana. Penyakit jembrana merupakan penyakit menular pada sapi Bali yang disebabkan virus.

"Kami dapat informasi itu sekitar pukul 10 pagi. Tapi kapal baru sandar pukul 16.30 WIB," kata Penasihat Asosiasi Pedagang Hewan Ternak Batam, Muhammad Musofa kepada Tribun.

Ia melanjutkan, dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Karantina dan asosiasi sudah turun ke lapangan. Prinsipnya, mereka menolak sapi-sapi itu diturunkan dari kapal dan minta sapi dikembalikan ke daerah asal. Karena tidak dilengkapi dokumen kesehatan.

"Mestinya kalau mau masuk ke Batam, lewat pelabuhan resmi. Kalau dari pelabuhan resmi, ada surat kesehatannya. Ini baru sekali seperti ini," ujar pria yang juga Anggota DPRD Kota Batam itu. (tribunbatam.id/dewiharyati)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved