Dalam Sepekan Rupiah Menguat 0,53%, Sentimen Eksternal Bikin Rupiah ke Level Rp 14.008

Kemarin, rupiah di pasar spot menguat 0,42% ke level Rp 14.008 per dollar Amerika Serikat (AS).

Dalam Sepekan Rupiah Menguat 0,53%, Sentimen Eksternal Bikin Rupiah ke Level Rp 14.008
THINKSTOCKS/FITRIYANTOANDI
Ilustrasi rupiah 

TRIBUNBATAM.id - Sentimen eksternal menjadi penyokong penguatan rupiah pada pekan ini. Kemarin, rupiah di pasar spot menguat 0,42% ke level Rp 14.008 per dollar Amerika Serikat (AS).

Artinya, dalam sepekan terakhir rupiah spot ter apresiasi 0,53%.

Begitu pula dengan kurs tengah rupiah di Bank Indonesia yang naik 0,03% ke Rp 14.085 per dollar AS pada akhir pekan. Ini membuatnya naik 0,45% dalam seminggu terakhir.

Menurut analis Monex Investindo Futures Faisyal, keperkasaan rupiah di pekan ini didukung oleh sentimen eksternal yang berasal dari AS.

Hal ini seiring dengan testimoni Jerome Powell selaku Gubernur The Federal Reserves yang menyatakan bahwa penurunan suku bunga acuan sangat mungkin dilakukan pada bulan ini.

IHSG Sepekan Stagnan Meski Banyak Isu Positif, Begini Kata Analisis

Ingin Merintis Bisnis Event Organizer? Yuk Perhatikan 4 Tips Ini

Catet Yaa, Ini 4 Tips Bersihkan Sepatu yang Benar, Salah Satunya Tak Perlu Direndam dan Dijemur

Kelezatan Daging Gepuk Goreng Ini Bikin Rela Gagal Diet

 

Pernyataan Powell diperkuat oleh hasil notulen rapat Federal Open Market Committee (FOMC). Banyak pejabat The Fed yang menginginkan adanya pemangkasan suku bunga acuan, ujar Faisyal.

Dia pun melihat ruang penguatan yang lebih lanjut bagi rupiah terbuka di pekan depan.

Namun, potensi ini bergantung pada hasil data inflasi sektor produsen AS yang dirilis akhir pekan. Selain itu, Senin (15/7) juga terdapat rilis data neraca dagang Indonesia untuk periode Juni 2019.

Ekonom Maybank Luthfi Ridho menambahkan, kenaikan harga minyak mentah juga jadi ancaman.

Kondisi ini bisa membebani mata uang Garuda, mengingat Indonesia memiliki kebutuhan impor minyak yang cukup tinggi. Kalau harga minyak WTI bisa tembus ke level US$ 65 per barel, rupiah rentan tertekan, ucap dia.

Karena itu, Luthfi memproyeksikan, rupiah bergerak di kisaran Rp 13.900–Rp 14.100 per dollar AS pada pekan depan. Sedangkan Faisyal memprediksi rupiah dalam rentang Rp 13.850–Rp 14.200 sepanjang pekan depan.

Editor: Rio Batubara
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved