Mengatasi Bau Tangan Pada Masa Menggendong Bayi, Begini Caranya

Banyak orangtua “takut” kalau bayinya sering digendong nanti bau tangan alias maunya selalu digendong.

Mengatasi Bau Tangan Pada Masa Menggendong Bayi, Begini Caranya
pixabay
ilustrasi bayi 

TRIBUNBATAM.id - Salah satu masalah pada masa-masa mempunyai bayi adalah bau tangan,

Hal bau tangan ini kerap menjadi momok bagi orangtua.

Menggendong bayi tentu saja merupakan kebutuhan bukan saja bagi bay itapi juga bagi orangtua.

Banyak orangtua “takut” kalau bayinya sering digendong nanti bau tangan alias maunya selalu digendong.

Lalu bagaimana mengatasinya? Ini tips menggendong bayi berikut ini supaya tidak terjadi.

Catet Yaa, Ini 4 Tips Bersihkan Sepatu yang Benar, Salah Satunya Tak Perlu Direndam dan Dijemur

Kelezatan Daging Gepuk Goreng Ini Bikin Rela Gagal Diet

Begini Lho Cara Kerja Dispenser dan Cara Merawat Agar Awet

Penurunan Performa di MotoGP, Valentino Rossi Mengaku Sudah Tua

 

1. Ada saat yang tepat untuk melakukannya

Beberapa ahli mengatakan saat bayi masih berusia di bawah 6 bulan, sebenarnya orangtua masih boleh langsung menggendongnya ketika menangis.

Namun hal ini tidak berlaku bagi bayi-bayi di atas 6 bulan.

Supaya tidak menjadi kebiasaan, dengan melihat plus  minus di atas, orangtua bisa mempertimbangkan kapan dan pada situasi seperti apa saja anak boleh digendong. Berikut panduannya:

a. Baiknya saat bayi menangis, jangan langsung menggendongnya. Pastikan apakah popoknya basah atau sesuatu terjadi pada tubuhnya. Bila tidak, cukup tenangkan di tempat tidur/boksnya.

Halaman
123
Editor: Rio Batubara
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved