BATAM TERKINI

Tolak Pinjamkan Motor, Refaldo Dikeroyok 5 Remaja di Sagulung Batam

Gara-gara tidak mau pinjamkan motor, Rifaldo, warga Kavling Saguba Blok D1 Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung dikeroyok 5 orang tidak dikenal.

Tolak Pinjamkan Motor, Refaldo Dikeroyok 5 Remaja di Sagulung Batam
Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi pengeroyokan 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Gara-gara tidak mau pinjamkan motor, Rifaldo, warga Kavling Saguba Blok D1 Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung dikeroyok 5 orang tidak dikenal.

Peristiwa itu terjadi di depan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 36, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung, Rabu 10/7/2019) sekitar jam 22.35 WIB.

Saat kejadian, korban sedang duduk di warung di depan SMPN 36 Batam.

Tiba-tiba, seorang pemuda menghampiri Rifaldo dan menanyakan motor yang diparkir di depan warung milik siapa.

Dengan polos Rifaldo, menjawab motor tersebut miliknya.

Namun, orang yang tidak dikenalnya itu mendadak minta kunci motor tersebut untuk mengantar kawannya.

"Saya tidak kenal mereka," kata Refaldo.

DAFTAR Mal di Batuaji dan Sagulung Batam

KPK Temukan 13 Tas Isi Dolar dari Rumah Dinas Nurdin Basirun

Tawarkan 3 Prodi Perawatan Pesawat Terbang, Kirana Angkasa Polytechnic Segera Buka di Batam

Mendapat jawaban tersebut pelaku yang belum diketahui namanya langsung meninggalkan Refaldo.

Namun, lima menit kemudian pelaku bersama lima rekannya mendatangi Refaldo dan langsung melakukan pengeroyokan.

"Untung banyak warga, makanya mereka langaung kabur," kata Refaldo.

Refaldo menjelaskan dirinya sudah membuat laporan ke Polsek Sagulung, berharap pelakunya bisa diamankan.

Di tempat terpisah Junjungan, Warga Kampung Becek Sei Lekop, Kecamatan Sagulung, mengatakan belakangan banyak anak remaja sering nongkrong di Pasar Kampung Becek yang berada di belakang SMPN 36.

"Pasar itukan semenjak dibangun belum dioperasikan, hanya beberapa kios saja yang terisi, makanya anak-anak sering nongkrong disana," kata Junjungan.

Dia juga mengatakan, warga tidak berani mengusik anak-anak yang nongkrong di Pasar tersebut.

"Ya kita biarkan sajalah. Susah juga nanti kita ingatkan malah kita dimaki-maki," kata Junjungan. (Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved