Terungkap Abu Bakar Hanya Nelayan Biasa, Sosok Penyuap Gubernur Kepri Nurdin Basirun

KPK menangkap Gubernur Kepri Nurdin Basirun terkait suap izin reklamasi di Tanjungpiayu, Batam.

Terungkap Abu Bakar Hanya Nelayan Biasa, Sosok Penyuap Gubernur Kepri Nurdin Basirun
TRIBUNNEWS
Gubernur Kepri Nurdin Basirun ditahan KPK dalam kasus suap izin reklamasi, Kamis (11/7/2019) 

TRIBUNBATAM.id - KPK menangkap Gubernur Kepri Nurdin Basirun terkait suap izin reklamasi di Tanjungpiayu, Batam.

Selain Nurdin Basirun, KPK juga menangkap Kadis Kelautan dan Perikanan Edy Sofyan, Budi Hartono dan Abu Bakar, pihak swasta yang menyerahkan uang suap.

Abu Bakar disinyalir hanyalah perantara suap, mungkinkah ada sosok di belakang Abu Bakar?

KPK sendiri belum mengungkap apakah Abu Bakar hanya perantara suap atau bukan.

TRIBUNBATAM.id menelusuri lokasi di Tanjungpiayu, Minggu (14/7/2019).

Kabar Terbaru Nurdin Basirun, Sempat Utarakan Keinginan Sebelum Ditangkap KPK

Berbeda Rutan dengan Edy Sofyan, Nurdin Basirun Ditahan di Rutan Klas I Cabang KPK

Profil Isdianto Jadi Plt Gubernur Kepri Setelah Nurdin Basirun Ditangkap KPK

Ketua RT 001 RW 010 Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Abdurahman, turut berkomentar terhadap kasus ini.

Menurutnya, pemberitaan mengenai kasus suap dan korupsi  terhadap proyek reklamasi itu tidak benar.

Sepengetahuannya, lokasi yang diduga menjadi tempat berlangsungnya proyek reklamasi merupakan lahan milik seorang pengusaha di Batam.

"Nantinya tempat itu akan dijadikan restoran seafood dan rumah kelong," ucap Abdurahman tegas.

KPK menahan Abu Bakar, pihak swasta, dalam operasi tangkap tangan terkait Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kamis (11/7/2019)
KPK menahan Abu Bakar, pihak swasta, dalam operasi tangkap tangan terkait Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kamis (11/7/2019) (TRIBUNNEWS)

Tak hanya itu, Abdurahman pun mengakui telah menyimpan salinan surat izin prinsip pemanfaatan ruang laut.

Ia juga mengatakan, dalam surat itu tertulis luas perairan yang menjadi titik pemanfaatan ruang laut yaitu seluas 6,2 hektar.

Namun, Abdurahman tidak mengetahui pasti titik lokasi keberadaan tempat usaha restoran akan dibangun.

Halaman
1234
Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved