Bermesraan di Tempat Gelap, Sepasang Kekasih di Bintan Timur Ini Tak Sadar Kalau Polisi Datang

Sepasang kekasih ini kaget lantaran kehadiran polisi yang sedang melakukan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKyD) secara serentak malam itu.

Bermesraan di Tempat Gelap, Sepasang Kekasih di Bintan Timur Ini Tak Sadar Kalau Polisi Datang
TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora
Polisi mengecek isi dalam jok sepeda motor saat operasi razia di jalan RE Martadinata Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Sabtu (13/7/2019) malam. 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Sepasang kekasih kaget saat ketahuan sedang mojok berduaan di tempat gelap area waduk Kolong Enam Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Sabtu (13/7/2019) malam.

Sepasang kekasih ini kaget lantaran kehadiran polisi yang sedang melakukan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKyD) secara serentak malam itu.

Anggota polisi yang sigap langsung mencegat motor yang saat itu berada dalam posisi hidup, dan memeriksa identitas pasangan tersebut.

Setelah diberikan pengarahan oleh anggota, keduanya disuruh pulang ke rumahnya masing-masing karena sudah larut malam.

Operasi pun berlanjut menyisir sejumlah wilayah rawan aksi balap liar serta tempat kumpul-kumpul anak muda di sekitar kawasan Relief Antam Kijang.

Wasit Kontroversi Iwan Sukoco di Laga Barito Putera vs Bali United, Anulir Gol hingga Kartu Merah

Listrik di Sejumlah Kawasan Pemukiman di Batam Mendadak Mati, Masyarakat Sebut PLN Suka PHP

Dulu Bank-bank Sibuk Buka Cabang, Sekarang Sibuk Menutupnya

Siswi Keluyuran dalam Kamar Karaoke dengan Teman Pria dan Minuman Keras di Anambas Bukan Baru Sekali

Sementara itu, di wilayah hukum Polsek Bintan Utara, anggota polisi memeriksa sejumlah pengendara di Jalan RE Martadinata Tanjunguban mulai dari surat-surat kendaraan hingga isi jok motor.

Petugas Damkar Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri sedang memadamkan api yang membakar lahan kosong di wilayah Bintan, Rabu (3/7/2019).
Petugas Damkar Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri sedang memadamkan api yang membakar lahan kosong di wilayah Bintan, Rabu (3/7/2019). (tribunbatam.id/alfandi simamora)

Tetapi tidak ada satupun target yang didapat malam itu.

Kemudian operasi menyasar ke sejumlah tongkrongan anak muda di Tanjunguban.

Di sana, segerombolan pemuda sedang berkumpul di daerah gelap dan langsung dibubarkan petugas.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang mengatakan, operasi KKyD dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas di wilayah hukum Polres Bintan.

Selain itu operasi ini bertujuan untuk mencegah terjadinya aksi balap liar di sejumlah wilayah.

Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan, mengalokasikan anggaran sekitar Rp 6,9 miliar rupiah lebih untuk diberikan kepada 2.242 Guru Ngaji,
Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan, mengalokasikan anggaran sekitar Rp 6,9 miliar rupiah lebih untuk diberikan kepada 2.242 Guru Ngaji, (ist)

"Intinya dalam operasi itu, kita ingin menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, dan memberikan pengarahan kepada pemuda yang berkumpul hingga larut malam agar tidak berbuat aktivitas yang mengganggu ketenteraman di masyarakat," ucap Boy, Senin (15/7/2019).

Boy juga menyebutkan, kegiatan operasi akan rutin digelar sehingga masyarakat tidak resah akan segala tindakan kriminalitas yang mungkin terjadi.

  • "Saya juga mengimbau kepada para kaum muda ataupun anak-anak remaja untuk meningkatkan kegiatan positif. Jangan berkumpul hingga larut malam," tutupnya. (TRIBUNBATAN.id/Alfandi Simamora)
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved