Dinkes Kepri Gelar Pertemuan Peningkatan Kualitas Pelaksanaan Kesehatan Lingkungan di Tanjungpinang

Pelayanan Kesehatan Lingkungan di Puskesmas diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya preventif, promotif, dan kuratif

Dinkes Kepri Gelar Pertemuan Peningkatan Kualitas Pelaksanaan Kesehatan Lingkungan di Tanjungpinang
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Dinkes Kepri Adakan Pertemuan Guna Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Kesehatan Lingkungan 

TRIBUNBATAM.id - Kesehatan Lingkungan merupakan salah satu upaya kesehatan diajukan untuk mewujudkan kualitas yang sehat, baik fisik, kimia, biologi, maupun sosial.

Kesehatan lingkungan memungkinkan setiap orang mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya, sebagaimana tercantum dalam pasal 162 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2014 tentang Kesehatan.

Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan selanjutnya diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 66 tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan yang pengaturannya ditujukan dalam rangka terwujudnya kualitas lingkungan yang sehat.

Melalui upaya pencegahan penyakit dan atau gangguan kesehatan dari faktor risiko kesehatan lingkungan di permukiman, tempat kerja, tempat rekreasi serta tempat dan fasilitas umum.

Pelayanan Kesehatan Lingkungan di Puskesmas merupakan kegiatan atau serangkaian kegiatan yang ditujukan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat baik dari aspek fisik, kimia, biologi, maupun sosial guna mencegah penyakit dan/atau gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh faktor risiko lingkungan.

Dengan terselenggaranya Pelayanan Kesehatan Lingkungan di Puskesmas diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya preventif, promotif, dan kuratif yang dilakukan secara berkesinambungan.

Perlu disampaikan, target indikator kinerja kesehatan lingkungan sesuai dengan renstra Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2019 ada 7 indikator.

Di antaranya jumlah desa/kelurahan yang melaksanakan STBM sebanyak 120 Desa atau Kelurahan, Presentase sarana air minum yang dilakukan pengawasan sebesar 40%, Presentase Tempat Umum yang memenuhi syarat kesehatan sebesar 65%.

Presentase RS yang melakukan pengelolaan limbah medis sesuai standard sebesar 36%, Persentase Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) yang memenuhi syarat kesehatan sebesar 30%, Jumlah Kab/Kota yang menyelenggarakan tatanan kawasan sehat sebanyak 5nkab/kota, Penduduk Stop BABS sebesar 60%.

Sampai Mei tahun 2019, capaian indikator program kesehatan lingkungan adalah Jumlah desa/kelurahan yang melaksanakan STBM sebanyak 363 Desa/Kelurahan dari 416 Desa/Kelurahan, Presentase sarana air minum yang dilakukan pengawasan sebesar 12,7%, Presentase Tempat Umum yang memenuhi syarat kesehatan sebesar 26%, Presentase RS yang melakukan pengelolaan limbah medis sesuai standard sebesar 17,8%, Persentase Tempat

Pengelolaan Makanan (TPM) yang memenuhi syarat kesehatan sebesar 30,33%, Jumlah Kab/Kota yang menyelenggarakan tatanan kawasan sehat sebanyak 7 kab/kota, Penduduk Stop BABS sebesar76,2%.

Capaian dari target indikator ini tentunya bergantung pada sistem pelaporan yang dilakukan oleh petugas di puskesmas, yang terjadi saat ini tenaga sanitarian atau petugas kesehatan lingkungan telah melaksanakan pembinaan dan pengawasan namun tidak melakukan input data hasil pembinaan dan pengawasan ke dalam laporan, kadangkala laporan yang dikirimkan tidak akurat dan tidak konsisten.

Hal itu disebabkan lemahnya validitas data dan kurangnya kesepahaman definisi operasional dari indikator yang digunakan dalam pengumpulan data oleh petugas kesehatan lingkungan yang bekerja di Puskesmas atau Dinas Kesehatan kota dan kabupaten.

Selain itu permasalahan yang sering terjadi di lapangan sampai saat ini, seperti, sistem pelaporan belum tertata dengan baik, banyaknya Petugas Kesehatan Lingkungan yang mengalami mutasi di wilayah kerjanya, memiliki beban kerja ganda sehingga tidak fokus untuk melaksanakan program kesehatan lingkungan, dan banyak petugas Kesehatan Lingkungan yang baru. (*)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved