Fakta Baru Mutilasi ASN Kemenag Bandung, Pelaku DP Residivis Kasus Penculikan Mahasiswi

Fakta Baru Mutilasi ASN Kemenag Bandung, Pelaku DP Residivis Kasus Penculikan Mahasiswi

Fakta Baru Mutilasi ASN Kemenag Bandung, Pelaku DP Residivis Kasus Penculikan Mahasiswi
Fadlan Mukhtar Zain /Kompas.com
Terduga pelaku mutilasi di Banyumas, DP (37)/ Fakta Baru Mutilasi ASN Kemenag Bandung, Pelaku DP Residivis Kasus Penculikan Mahasiswi 

Fakta Baru Mutilasi ASN Kemenag Bandung, Pelaku DP Residivis Kasus Penculikan Mahasiswi

TRIBUNBATAM.id - Aparat kepolisian berhasil mengungkap jejak kejahatan lain yang dilakukan DP (37), pelaku mutilasi terhadap KW (51), PNS Kemenag Kota Bandung, Jawa Barat.

DP yang memutilasi kemudian membakar potongan tubuh KW (57), ternyata pernah melakukan kejahatan yang tak kalah heboh.

Ketika itu, DP menculik seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran salah satu universitas di Purwokerto, Jawa Tengah.

Aksi DP kala itu pun sempat menghebohkan warga Purwokerto.

Beruntung, kepolisian bergerak cepat membongkar kasus tersebut. DP akhirnya berhasil ditangkap dan divonis 4 tahun penjara.

Fakta Baru Kasus Mutilasi Banyumas, DP Bunuh Pacar Simpanannya saat Berhubungan Badan

Fakta-fakta Ayah Setubuhi Anak Kandung di Lampung, Dilakukan Dua Kali hingga Dipergoki Istri

2 Golnya Dianulir Wasit saat Barito Putera vs Bali United, Yabes Tanuri Minta Liga 1 2019 Pakai VAR

Jadwal Indonesia Open 2019, Marcus/Kevin Lawan Wakil Jepang, Anthony Ginting Lawan China

Tersangka DR pelaku mutilasi saat ditangkap di Purwokerto, Kamis (11/7/2019). TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Tersangka DR pelaku mutilasi saat ditangkap di Purwokerto, Kamis (11/7/2019). TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI (Tribun Jateng/Permata Putra Sejati)

"DP ini merupakan residivis yang baru dua bulan bebas, setelah melaksanakan hukuman karena kasus penculikan," kata Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun saat konferensi pers di Mapolres Banyumas, Jawa Tengah, Senin (15/7/2019).

Bambang mengatakan, pada saat itu DP menculik seorang mahasiswi dan berusaha meminta tebusan kepada orang tuanya.

DP saat itu juga berusaha merampas mobil korbannya.

Atas perbuatan tersebut, DP divonis 4 tahun penjara.

Namun, dia bebas setelah menjalani 2/3 dari masa hukuman.

Selepas menjalani hukuman, DP ternyata tidak juga jera. Dia justru melakukan kejahatan keji dengan membunuh dan memutilasi korban berinisial KW (51).

Halaman
1234
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved