Haziq yang Mengaku Pemeran Video Gay dengan Menteri Malaysia Kembali Ditangkap Polisi

Haziq yang mengaku pemeran video gay menteri Malaysia ditangkap bersama lima orang lagi di Kuala Lumpur

Haziq yang Mengaku Pemeran Video Gay dengan Menteri Malaysia Kembali Ditangkap Polisi
The Star Online
Muhammad Haziq Abdul Aziz melambaikan tangan pada wartawan setelah dibebaskan polisi, Sabtu sore. Haziq yang membuat heboh setelah pengakuannya sebagai pemeran video gay bersama Menteri Perekonomian Malaysia Azmin Ali, ditangkap Jumat sore di Bandara Internasional KLIA 

Polisi kemudian menahan lagi seorang anggota PKR berusia 36 tahun di sebuah restoran di sebuah pasar di Bukit Bintang.

Informasi yang dilansir media Malaysia, rumah seorang individu yang ditahan itu diduga menjadi lokasi pembuatan video pengakuan Haziq yang kemudian diunggah di Facebook,  di Alor Setar, Kedah.

Polisi juga menangkap seorang lagi laki-laki berusia 36 tahun di Subang Jaya, dan merampas enam telepon genggam berbagai model dan kartu SIM di dalamnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua video mesum pria sesama jenis membuat heboh di Malaysia beberapa waktu lalu karena seorang pria dalam video tersebut disebut-sebut seorang menteri.

Kasus ini makin liar setelah seorang politisi muda Muhammad Haziq Abdul Aziz mengaku sebagai pemeran video dengan menteri tersebut.

Abdul Aziz yang juga sekretaris senior untuk Wakil Menteri Industri Primer dan Komoditas Datuk Seri Shamsul Iskandar Mohd Akin (bukan menteri dalam video itu), mengatakan bahwa menteri tersebut tidak cocok untuk menjadi seorang pemimpin.

"Saya, Haziq Aziz, membuat pernyataan bersumpah bahwa saya adalah individu dengan (menteri) dalam video yang viral kemarin. Video itu diambil tanpa izin saya pada 11 Mei selama pemilihan sela di Sandakan, di kamarnya di Hotel Four Points," katanya seperti dilansir TribunBatam.id dari The Star Online.

"Saya mendesak SPRM (Komisi Anti Korupsi Malaysia) untuk menyelidiki (dia) dalam kasus korupsi. Dia bukan individu yang memenuhi syarat untuk menjadi seorang pemimpin," katanya dalam sebuah video di halaman Facebooknya, Rabu (12/6/2019) pagi .

Klip video dan beberapa foto tak senonoh dari dua pria, termasuk yang menyerupai seorang menteri, menyebar luas melalui WhatsApp di Malaysla.

Anggota dewan tertinggi Umno, Datuk Lokman Noor Adam telah mengajukan laporan polisi mengenai masalah ini.

"Saya ingin polisi untuk menyelidiki keaslian video, yang telah menyebarkan video, dan juga para 'aktor' yang terlibat," katanya, "akting tidak terlalu baik".

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved