KILAS SEJARAH

Preman & Pria Bertato di Era Soeharto Sering Hilang, Sosok 'Petrus' Disebut Sebagai Algojonya?

Istilah `petrus' kemudian menjadi sangat populer sekaligus menakutkan.

Preman & Pria Bertato di Era Soeharto Sering Hilang, Sosok 'Petrus' Disebut Sebagai Algojonya?
Kolese Tribun Jambi
Penembak misterius 

TRIBUNBATAM.id - Masa pemerintahan Soeharto diwarnai banyak cerita dan kisah.

Diantaranya cerita tentang preman.

Dikutip dari Tribun Jambi, di era pemerintahan Soeharto, banyak preman yang meresahkan masyarakat.

Aksi mereka sudah kelewat batas sehingga pemerintah saat itu ambil sikap tegas dengan menurunkan penembak misterius.

Para preman di era 1980-an itu dikenal dengan sebutan GALI alias gerombolan anak liar yang menjadi perhatian khusus pemerintah Orba.

Hasil Pramusim Liverpool & Southampton, Milner 2 Gol, Bocah 19 Tahun Cetak Gol Lagi

Mengenal Cholinergic Urticaria, Penyakit yang diderita V BTS, Bikin Fans Khawatir

Ada 10 Kedai Kopi di Tarempa Anambas, Ini Alasan Nurdin Basirun Justru Pilih Kedai Kopi Mak Alang

Kawasan Bebas Rokok di Singapura, Ini 4 Destinasi Wisata Sekitar Orchard Road

Akibat aksi mereka roda perekonomian RI sebenarnya sering terganggu.

Banyak dari para preman ini yang memanfaatkan kekuatan dan kekuasaan untuk menarik pungutan liar.

Satu contohnya adalah kawasan terminal yang sudah dikuasai oleh para gali membuat para pengusaha bus terus mengalami kerugian, banyaknya begal yang membajak bus dan truk di jalanan, dan lainnya.

Presiden Soeharto lalu memerintahkan agar segera dibentuk tim yang beranggotakan aparat TNI/Polri ( saat itu ABRI) untuk melaksanakan operasi penumpasan kejahatan terhadap para begal yang makin marak dan merugikan.

Hingga tahun 1982, Polri di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Awaloedin Djamin telah melakukan berbagai operasi penumpasan kejahatan.

 

Dilansir dari Surya.co.id, polri melancarkan Operasi Sikat, Linggis, Operasi Pukat, Operasi Rajawali, Operasi Cerah, dan Operasi Parkit di seluruh wilayah Indonesia serta berhasil menangkap 1.946 penjahat.

Meski sudah banyak penjahat yang diringkus, operasi penumpasan kejahatan terus berlanjut.

Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved