BATAM TERKINI

Rela Ambil Cuti Demi Antar dan Temani Anak di Hari Pertama Sekolah

Sejumlah orangtua rela mengambil cuti kerja demi mengantar dan menunggu anaknya di hari pertama masuk sekolah dasar (SD).

Rela Ambil Cuti Demi Antar dan Temani Anak di Hari Pertama Sekolah
TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG
Suasana hari pertama siswa SDN 001 Sagulung di hari masuk sekolah pertama tahun ajaran baru 2019/2020 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah orangtua rela mengambil cuti kerja demi mengantar dan menunggu anaknya di hari pertama masuk sekolah dasar (SD).

Fitri, misalnya. Warga Perumahan Taman Carina, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepri mengaku sengaja ambil cuti hanya untuk menemani anaknya hari pertama masuk sekolah.

"Ini sejarah, tidak akan bisa diulangi. Ya tidak apa apalah kita cuti minimal hari pertama saja. Kebetulan sekolahnya berseberangan dengan tempat tinggal saya, jadi takut juga nanti pulangnya pas nyeberang jalan," kata Fitri, orangtua anak yang kerja di salah satu perusahaan di Muka Kuning tersebut.

Nur Aisyah, Itulah nama putrinya, yang merupakan anak pertamanya batu masuk Sekolah Dasar (SD).

"Ini anak pertama, makanya pengen lihat juga dan temanin sampai pulang nanti," kata Fitri.

Umar Sidiq, Orangtua siswi lainnya warga Taman Pesona Indah (TPI) Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, sengaja ambil cuti untuk menemani anaknya masuk sekolah di hari pertama.

"Ini sejarah, tidak akan terulang. ya minimal kita bisa lihat anak kita masuk SD," katanya.

Umar, juga mengaku dirinya sengaja mengambil cuti untuk tiga hari ke depan menemani anaknya ke sekolah.

Warga Tak Tahu Soal Reklamasi, Nama Kock Meng Pemegang Izin Prinsip Reklamasi Tanjung Piayu

Cuaca Bersahabat, Jadwal Pemadaman Listrik di Batam Hari Ini, Senin (15/7) Batal

Hari Pertama Masuk SD, Orangtua Pilih Tunggu di Sekolah Sampai Anak Pulang

DAFTAR Lokasi dan Titik CCTv di Kota Batam

"Ya tiga hari ini cutilah dulu, antar dan menunggu anak di sekolah. Biar anak nyaman dulu," kata Umar.

Umar mengatakan dirinya dan istrinya kerja.

"Ya kitalah yang mengalah, kasihan anak langsung dilepas," kata Umar.

Umar mengatakan dirinya juga ingin menunjukkan kepada anaknya bahwa orangtuanya selalu ada.

"Inikan suasana baru, kalau di rumah. masih suka suka. ya namanya juga anak. Disekolah kan ada aturannya, jadi anak tidak langsung merasa syok," kata Umar.(Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved