Breaking News:

Apindo Batam Sebut Pertemuan Jokowi dan Prabowo Bawa Angin Segar Dunia Investasi

Pertemuan antara Jokowi dan Prabowo menurunkan tensi Politik di Indonesia.

Penulis: Dewi Haryati | Editor: Eko Setiawan
DOK. Sekretariat Kabinet
Jokowi dan Prabowo berbincang di MRT, Sabtu (13/7/2019). Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Larang Demo di Depan Rumah Prabowo, https://www.tribunnews.com/nasional/2019/07/15/polisi-larang-demo-di-depan-rumah-prabowo. Penulis: Fahdi Fahlevi Editor: Johnson Simanjuntak 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Pertemuan antara Jokowi dan Prabowo menurunkan tensi Politik di Indonesia.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam juga memberikan tanggapannya, pasca pertemuan Presiden RI Joko Widodo dan Prabowo Subianto, belum lama ini. Keduanya sempat menjadi lawan politik saat pemilihan presiden 17 April lalu.

Ketua Apindo Kota Batam, Rafki Rasyid mengatakan, pertemuan dua tokoh bangsa ini merupakan angin segar bagi dunia investasi.

Pertemuan itu juga seakan memberikan sinyal kuat kepada para calon investor, kondisi perpolitikan Indonesia baik-baik saja. Kondisi politik di Indonesia sudah mereda, setelah sempat memanas usai Pemilu, April lalu.

Donald Trump Kini Lawan Emak-emak. Pernyataan Rasisnya Menyulut Amarah dan Ancaman Impeachment

Berani Selundupkan Sabu-sabu 21 Kg dari Malaysia, Pria Ini Diiming-iming dengan Rp 200 Juta

Resmikan Barang Masuk Perdana dari Cina, Begini Pesan Isdianto ke PT BAI

Respon TKN Soal Beredar Daftar Menteri Jokowi 2019-2024, Yusril Ihza Mahendra jabat Kemenkumham?

"Jadi silahkan datang ke Indonesia, maka keuntungan investasi akan didapat," kata Rafki kepada Tribun, Selasa (16/7).

Ia yakin, pertemuan hari itu disaksikan banyak tokoh bisnis dari seluruh dunia.

Rafki mengatakan, sebelumnya sempat beredar kabar, suhu politik Indonesia mengarah ke chaos. Pertemuan kemarin itu jadi jawaban, demokrasi di Indonesia sudah matang.

"Tentu saja ini akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi setelah kemarin sempat melambat," ujarnya.

Untuk Batam, Rafki berharap 2020 mendatang menjadi tahun kebangkitan ekonomi Batam.

Cabai Merah Mahal di Batam, Pemerintah Gelar Rapat Dengan Distributor, Bahas Masalah Pengiriman

Turnamen Idul Fitri Cup Ke-40 di Kijang Bintan, Tahun 1980 Dibuka HM Sani, Sekarang Ditutup Isdianto

BP Batam Berharap Pertemuan Antara Jokowi dan Prabowo Bisa Tingkatkan Dunia Investasi Batam

Tak Bisa Kembalikan Uang Masjid, Bendahara Masjid Sultan Riau Dilaporkan Warga Penyengat ke Polisi

Hambatan-hambatan investasi yang selama ini ada, mestinya sudah bisa diselesaikan tahun ini. Namun tetap perlu diwaspadai, dengan adanya kegiatan Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) di Batam dan Kepri tahun depan.

"Menurut saya Pilkada ini akan mempengaruhi perekonomian Batam," kata Rafki.

Ia memperkirakan, banyak pihak akan berkonsentrasi ke Pilkada nanti. Dan kemungkinan akan mengabaikan pertumbuhan ekonomi Batam untuk sesaat. Setelah pilkada berakhir, baru mereka akan kembali fokus untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Batam, khususnya. (wie)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved