Prabowo Kalah Lagi di MA, Gugatan Kecurangan Pilpres 2019

Prabowo Subianto kalah lagi dalam gugatannya mengenai terkait dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

Prabowo Kalah Lagi di MA, Gugatan Kecurangan Pilpres 2019
Tribunnews.com/Tribunnews.com/Abdul Qodir
Gedung Mahkamah Agung RI 

TRIBUNBATAM.id - Prabowo Subianto kalah lagi dalam gugatannya mengenai terkait dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

Mahkamah Agung ( MA) kembali menolak pengajuan kasasi yang diajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019.

"Permohonan Pemohon tidak diterima, sehingga terhadap obyek permohonan ini tidak relevan lagi untuk dipertimbangkan," ujar Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (16/7/2019).

Andi menjabarkan, alasan MA menolak pengajuan kasasi Prabowo-Sandi yakni tidak tepat untuk dipersoalkan melalui sengketa pelanggaran administrasi pemilihan umum (PAP).

Amien Rais Sebut Prabowo Nyelonong Temui Jokowi, Ini Respon Gerindra

Usai Jokowi Bertemu Prabowo, Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia

PA 212 Akan Ucapkan Selamat Tinggal ke Prabowo, Selanjutnya Tunggu Perintah Rizieq Shihab

Dalam keterangan tertulis ringkasan putusan tersebut, penolakan diberikan karena obyek PAP berupa pembatalan penetapan pasangan calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 463 Ayat (4) dan (5) UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum juncto Pasal 1 Angka 13 Perma Nomor 4 Tahun 2017, akan tetapi in casu keputusan dimaksud tidak pernah ada.

Sebelumnya, MA juga telah memutus perkara pengajuan kasasi yang telah diajukan oleh pasangan ini sebelumnya.

Menurut dia putusan kasasi telah diputus melalui putusan bernomor 1 P/PAP/2019 tanggal 26 Juni 2019.

Jokowi dan Prabowo berbincang di MRT, Sabtu (13/7/2019). 


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Larang Demo di Depan Rumah Prabowo, https://www.tribunnews.com/nasional/2019/07/15/polisi-larang-demo-di-depan-rumah-prabowo.
Penulis: Fahdi Fahlevi 
Editor: Johnson Simanjuntak
Jokowi dan Prabowo berbincang di MRT, Sabtu (13/7/2019). Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Larang Demo di Depan Rumah Prabowo, https://www.tribunnews.com/nasional/2019/07/15/polisi-larang-demo-di-depan-rumah-prabowo. Penulis: Fahdi Fahlevi Editor: Johnson Simanjuntak (DOK. Sekretariat Kabinet)

Dalam putusan itu, majelis hakim menimbang bahwa pengajuan kasasi tidak bisa dilanjutkan karena Pemohon tidak mempunyai kedudukan hukum atau legal standing.

Subyek Termohon juga dinyatakan error in subjecto dan obyek permohonan error in objecto. "Dengan demikian, MA tidak berwenang mengadili objek sengketa a quo, oleh karena itu, permohonan Pemohon harus dinyatakan tidak diterima,"seperti dikutip dalam putusan MA tersebut.

Selain itu, dengan menyatakan permohonan Pemohon tidak diterima dan membebankan kepada Pemohon, lanjut Andi, maka pihak Prabowo-Sandi harus membayar biaya perkara sebesar Rp 1.000.000, (satu juta rupiah).

Ahok Tertutup Jadi Menteri Jokowi atau Capres 2024, Bisa Bertarung di Pilkada 2020

Ajudan Cantik Ibu Negara Iriana Jokowi, Sandhyca Putrie Belum Nikah, Dinas di TNI AU

Halaman
12
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved