Sering Mati Lampu, DPRD Soroti PLN Batam, Jurado : Mereka Harusnya Punya Cadangan

PLN Batam kembali melakukan pemadaman bergilir disejumlah kawasan pemukiman di Batam. Tak heran, beberapa masyarakat marah dan mempertanyakan hal ter

Sering Mati Lampu, DPRD Soroti PLN Batam, Jurado : Mereka Harusnya Punya Cadangan
tidak ada
mati lampu 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - PLN Batam kembali melakukan pemadaman bergilir disejumlah kawasan pemukiman di Batam.

Tak heran, beberapa masyarakat marah dan mempertanyakan hal tersebut.

Adanya keluhan masyarakat ini sampai ke DPRD Kota Batam.

Anggota DPRD Kota Batam Jurado Siburian. Ia mengatakan, terlepas kondisi alamiah penyebabnya PLN itu, seharusnya pihak PLN sudah antisipasi.

"Kami sangat kecewa. Saya dan warga saya kena imbasnya. Kalau perkara mesin mereka rusak oke. Tapi kenapa tidak ada cadangan. Mereka (PLN) perusahaan besar loh. Harusnya, pelayanan mereka di kota Batam harus maksimal. Karena ini kota industri," kata Jurado Selasa (16/7).

Ada PNS di Anambas Belum Terima Gaji Ke-13, Alasannya Kepala Dinas Tak Ada di Tempat

LINK Live Streaming Persib Bandung vs Kalteng Putra Liga 1 2019 Malam Ini di Indosiar

Penyelundupan Baby Lobster Marak, Menteri Susi: 8 Ons Lobster Harganya Bisa Rp 5 Jutaan

Sinopsis Drakor The Secret Life of My Secretary Episode 23-24: Do Min Ik Sadar Kebohongan Gal Hee

Jurado mengatakan, bila memang benar adanya kerusakan, dia minta PLN agar segera memperbaiki.

Selain itu, pinta Jurado, agar hal ini bukan akal-alan PLN menaikan tarif dasar listrik.

"Jangan karena alasan rugi karena mati-mati lampu lalu naik lagi tarifnya. Kan repot. Kami berharap tidak sampai arah ke sana," tegas Jurado.

Senada, Anggota Komisi I DPRD Kota Batam Yudi Kurnain yang membidangi pemerintahan dan hukum, meminta PLN harus melihat dari sisi pelayanan konsumen. Pelanggan kata dia, telah dilindungi undang-undang.

Yakni undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Soal Habib Rizieq, Ali Ngabalin Mengaku Teman Baik : Nanti Ana Urus Ente Pulang

Harga Cabai Murah Jika Dikirim Lewat Laut Tapi Lama, Pengusaha Minta Tarif Khusus Pesawat

Kapolres Ucok Ikut Pelatihan Olah Plastik Bekas Sekali Pakai Jadi Bahan yang Bernilai Jual

30 Tahun Buron, Tak Pernah Tertangkap karena Salah Nama. Padahal Selalu Bolak-balik Johor-Singapura

"Jadi harus ada antisipasi. Ini kan kota besar. Kota industri. Jadi kalau alasan rusak kan terkesan alasan klasik. Kenapa tidak ada mesin atau genset atau sejenisnya sebagai cadangan? Akibat ketidakprofesionalan ini kan pelanggan menjadi korban. Pelanggan dilindungi loh haknya," katanya.

Baik Jurado maupun Yudi, berharap, jangan sampai dampak padamnya lampu terlalu sering di Batam, dunia usaha terganggu.

Sebab, persoalan listrik ini adalah persoalan semua aspek kehidupan. Baik kehidupan bermasyarakat, sosial, dunia usaha.

"Jadi jangan ujung-ujungnya ada pemadaman bergilir. Kan bisa muncul ketidakpercayaan pelanggan jadinya," katanya. (tribunbatam.id/leo halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved