Setelah Dengar Pidato Presiden, Soerya: Akan Ada Penataan Organisasi dan Regulasi di Kota Batam

Lagi pula, Jakarta segera melakukan penataan terhadap organisasi dan regulasi untuk Kota Batam.

Setelah Dengar Pidato Presiden, Soerya: Akan Ada Penataan Organisasi dan Regulasi di Kota Batam
ist/tribunbatam
Ketua TKD Kepri, HM Soerya Respationo bersama Capres 01 Joko Widodo di Bogor, Selasa (19/02/2019). 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Mantan Wakil Gubernur Kepri HM Soerya Respationo meyakini Kota Batam, Provinsi Kepri akan semakin menarik minat investor-investor untuk berinvestasi.

Lagi pula, Jakarta segera melakukan penataan terhadap organisasi dan regulasi untuk Kota Batam.

“Saya sangat optimis bahwa dalam waktu segera ini akan diikuti dengan penataan organisasi dan regulasi untuk Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas atau free trade zone (FTZ) di Kepri, khususnya Batam.
Untuk lebih menarik dan memudahkan investasi dan juga mempercepat dan melancarkan segala bentuk perizinan dalam rangka investasi,” kata Soerya, dalam perbincangan di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Selasa (16/7/2019) dalam rilis Pemprov Kepri.

Sering Mati Lampu, DPRD Soroti PLN Batam, Jurado : Mereka Harusnya Punya Cadangan

Hasil Akhir PS Tira Persikabo vs Persija Jakarta, Terjadi Pesta Gol, Macan Kemayoran Kembali Kalah

Ada PNS di Anambas Belum Terima Gaji Ke-13, Alasannya Kepala Dinas Tak Ada di Tempat

LINK Live Streaming Persib Bandung vs Kalteng Putra Liga 1 2019 Malam Ini di Indosiar

Optimisme Soerya semakin besar setelah Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato Visi Indonesia di Jakarta, Minggu (14/7/2019) lalu.

Soerya yang hadir pada acara itu mengatakan, bahwa Presiden Jokowi sudah menegaskan bahwa negeri ini harus mengundang investasi yang seluas-luasnya dalam rangka membuka lapangan pekerjaan yang sebesar-besarnya.

Batam, kata Soerya, merupakan satu tujuan investasi di Indonesia. Cukup banyak investor asing yang mempercayai Batam untuk aktivitas mereka.

Soerya Respationo dan Erick Tohir
Soerya Respationo dan Erick Tohir (ist/dok tim TKD Kepri)

Dengan semakin cepatnya penataan organisasi dan regulasi, Soerya yakin semakin banyak investor yang masuk.

Karena, kata Soerya, investor selalu melihat perkembangan perubahan regulasi dan penataan organisasi untuk berinvestasi.

“Nuansa dan arah ke situ feelling saya sangat akan segera diterapkan baik untuk industri/perdagangan besar, menengah maupun kecil, sampai ke UKM/UMKM,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri ini.

Ditambah lagi, kata Soerya, Presiden juga menegaskan agar jangan ada lagi yang menghambat dan alergi terhadap investasi.

Karena investasi itu memang untuk membuka agar lapangan pekerjaan tersedia sebesar-besarnya.

“Pidato Visi Indonesia itu langsung diikuti dengan aksi nyata. Untuk Batam, langsung pada penataan organisasi dan regulasi,” kata Soerya.

Menurut Soerya, pihaknya sangat mendukung penataan organisasi dan regulasi untuk Batam.

Apalagi, semuanya bertujuan untuk meningkatkan investasi masuk ke daerah ini.

“Setiap kebijakan yang bermuara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kita dukung,” kata Soerya. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra).

Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved