Live Streaming Laporan TGPF Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

Menurut TGPF, pelaku bisa melakukan serangan secara langsung atau menyuruh orang, dengan alasan sakit hati terhadap Novel Baswedan

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Juru bicara tim gabungan pencari fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras Novel Baswedan, Nur Kholis mengatakan, lampiran pada laporan hasil investigasi TGPF mencapai 2.700 halaman.

Lampiran itu terdiri dari hasil wawancara dan data penyidikan terdahulu yang dilakukan Polri, Komnas HAM, Kompolnas dan Ombudsman Nur Kholis menjelaskan, TGPF menyusun tiga laporan.

Pertama, laporan induk yang terdiri dari laporan utama setebal 170 halaman.

"Berikutnya lampiran, hasil wawancara wawancara saksi-saksi, baik saksi yang sudah diperiksa tim terdahulu, maupun saksi yang kami wawancarai sebagai tambahan."

"Kemudian data-data lain yang dianggap perlu yang kami copy dari penyidikan terdahulu. Jumlah halaman kurang lebih terdokumentasi 2.700 halaman," kata Nur Kholis saat konferensi pers publikasi laporan TGPF Novel di Mabes Polri, Rabu (17/7/2019).

LIVE INDOSIAR PSM Makassar vs Persebaya Surabaya, Amido Balde Comeback!

Link Live Streaming Vidio.com Semen Padang vs Bhayangkara FC, Kick Off jam 15.30 WIB

Persib Bandung Menang, Derita Maung Bandung Belum Berakhir

Laporan tersebut sudah disampikan kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, sebagai pejabat yang menandatangani SK TGPF.

Laporan kedua adalah resume tim yang berjumlah 17 halaman yang juga sudah diserahkan pada Kapolri.

Laporan ketiga adalah cetakan siaran pers. Nur Kholis kemudian membacakan siaran pers.

Bukan motif pribadi

Tim Gabungan Pencari Fakta ( TGPF) terkait penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan mengungkapkan bahwa serangan terhadap Novel terjadi bukan karena motif pribadi.

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved