Karena Salah Nama, Pria Ini Tak Pernah Tertangkap Selama 30 Tahun Selalu Bolak-balik Johor-Singapura

Seorang pria warga negara Malaysia menjadi buron Singapura selama 30 tahun dan tidak pernah tertangkap karena namanya salah eja.

Karena Salah Nama, Pria Ini Tak Pernah Tertangkap Selama 30 Tahun Selalu Bolak-balik Johor-Singapura
Overland Metalhead
Woodland checkpoint Singapura-Johor Bahru, Malaysia 

Pembela Arumugam, Siraj Shaik Aziz, Amogh Nallan Chakravarti, dan Sadhana Devi Daevnrd Rai meminta keringanan hukuman menjadi delapan tahun, namun akhirnya hakim memvonisnya 8,5 tahun penjara.

Siraj Shaik mengatakan bahwa kliennya kembali ke Johor Bahru bukan untuk menghindar dari kejahatan tetapi karena di situlah dia tinggal. 

"Ketika dia meninggalkan ruangan, korban masih hidup," kata Siraj Shaik.

Ketika ditanya oleh hakim apa yang Arumugam lakukan selama tahun-tahun dia bebas, Pakajaj Shaik mengatakan Arumugam tetap bekerja di Singapura.

Beberapa tahun sebelum penangkapannya, ia memasuki negara itu untuk menghabiskan malam dengan istri dan putrinya, sebelum kembali ke Johor untuk merawat cucunya, kata pengacara itu.

Dia bekerja serabutan di ke dua negara yang berbatasan itu dan tidak memiliki riwayat kriminal di Malaysia, kecuali hukuman terkait narkoba di awal tahun 90-an.

"Dia berusia 61 tahun sekarang. Tidak ada bukti atau indikasi kecenderungan melakukan kekerasan," kata pembela.

Setelah proses persidangan, Hakim Chan Seng Onn akhirnya memilih jalan tengah, 8,5 tahun penjara.

"Karena kamu berusia 61 tahun, kamu beruntung tidak dikenakan hukuman cambuk," kata hakim.

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved