Polisi Italia Temukan Rudal dan Peluncur Roket saat Penggerebekan Kelompok Neo-Nazi

epolisian Italia menyita sebuah rudal udara-ke-udara, senapan mesin, dan peluncur roket, dalam penggerebekan terhadap kelompok ekstrem kanan

Polisi Italia Temukan Rudal dan Peluncur Roket saat Penggerebekan Kelompok Neo-Nazi
Polizia Di Stato/AFP
Polisi Italia merampas rudal dan senjata berat lainnya dalam penggerebekan kelompok neo-Nazi di Turin, Italia 

TRIBUNBATAM.ID, TURIN - Kepolisian Italia menyita sebuah rudal udara-ke-udara, senapan mesin, dan peluncur roket, dalam penggerebekan terhadap kelompok ekstrem kanan pendukung neo-Nazi di Turin, Senin (15/7/2019).

Polisi menyebut temuan senjata dalam operasi penggerebekan itu belum pernah terjadi sebelumnya.

Tiga orang ditahan polisi, termasuk Fabio Del Bergiolo (50), seorang mantan kandidat untuk partai neo-fasis, Forza Nuova.

Polisi menemukan tumpukan senjata dalam jumlah besar beserta materi propaganda neo-Nazi dan memorabilia Hitler di kediamannya.

"Sebuah rudal udara-ke-udara yang dalam kondisi masih sempurna telah disita. Rudal itu adalah yang juga digunakan oleh tentara Qatar," kata pihak kepolisian.

Selebgram AS Bianca Devins Dibunuh dan Foto Mayatnya Diunggah Pelaku

Isdianto Ajak Seluruh Masyarakat Dukung Finalis Miss Grand Indonesia 2019 Asal Kepri

Setelah Melarikan Diri Dari Batam, Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan di Aceh, Begini Kronologisnya

Selain rudal Matra seberat 245 kilogram, polisi juga menyita senapan serbu otomatis yang digambarkan sebagai persenjataan "generasi terbaru".

"Ini adalah penyitaan yang luar biasa, dengan sedikit kasus yang bisa menyamai di Italia," kata komisaris polisi Turin, Giuseppe de Matteis, dikutip AFP.

Rudal tersebut, dengan panjang sekitar 3,5 meter, merupakan buatan Perancis, dan diduga hendak dijual oleh Del Bergiolo dengan harga 470.000 euro (sekitar Rp 7,3 miliar), menurut laporan media Italia.

"Rudal itu tidak dalam kondisi dipersenjatai, namun dapat dipersenjatai kembali oleh orang-orang yang memiliki spesialisasi di bidangnya," kata polisi.

"Untuk saat ini, tidak ada dugaan yang mengarahkan pada kecurigaan akan rencana aktif untuk menggunakan senjata," kata pejabat anti-terorisme Italia, Eugenio Spina.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved