BATAM TERKINI

Satpol PP Beri Surat Peringatan, Pedagang di Simpang Hutatap Mulai Bongkar Kios Tempat Jualan

Pedagang yang berjualan sepanjang Simpang Hutatap, Sagulung, Batam akhirnya membongkar kios mereka sendiri, Rabu (17/7/2019).

Satpol PP Beri Surat Peringatan, Pedagang di Simpang Hutatap Mulai Bongkar Kios Tempat Jualan
TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG
Pedagang yang berjualan sepanjang Simpang Hutatap, Sagulung, Batam akhirnya membongkar kios mereka sendiri setelah mendapatkan surat peringatan dari Satpol PP Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pedagang yang berjualan sepanjang Simpang Hutatap, Sagulung, Batam akhirnya membongkar kios mereka sendiri, Rabu (17/7/2019).

Pembongkaran ini dilakukan setelah menerima surat perintah pembongkaran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, 88 kios yang ada di Simpang Hutatap akan ditertibkan oleh Tim terpadu kota Batam dalam waktu dekat.

Surat perintah pembongkaran pun sudah diterima oleh pedagang.

Hal tersebut membuat para pedagang memilih untuk membongkar lapak mereka yang ada di Simpang Hutatap.

"Kita ini taat aturan, kita berjualan di pinggir jalan ini bukan untuk cari kaya, hanya sekadar menyambung hidup," kata Parlindungan, Rabu (17/7/2019).

Dia juga mengatakan, selama ini mereka berdagang di pinggir jalan karena sulitnya mendapatkan pekerjaan.

LOWONGAN KERJA! Pemko Batam Buka Lowongan Anggota Direksi dan Komisaris BUMD, Tertarik?

Hari Ini, Rabu (17/7) Batam Kembali Mati Lampu, Cek Jadwal Pemadaman Listrik di Sini

61 Ekor Sapi Tak Punya Surat Kesehatan Masuk Batam Lewat Pelabuhan Tak Resmi

"Berdagang ini hanya untuk menyambung hidup. Kemana lagi kita cari kerja. Dimana mana pengurangan,"katanya.

Dia mengaku tidak menyesalkan apa yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam melalui Satpol PP.

Hanya saja dirinya berharap pemerintah jangan hanya menegakkan aturan tetapi harus melihat juga kondisi masyarakat.

"Sekarang Batam ini sedang susah, pengangguran banyak, kalau seperti ini bagaimana nantinya. Ini urusan hidup," kata Parlindungan.

Marlina, Pedagang lainnya juga mengatakan mereka sudah lama berjualan di pinggir jalan tersebut, tidak pernah ada masalah.

"Kita siap diberikan pembinaan. Ini malah main gusur. Ya tidak tahulah," katanya.

Dia mengharapkan pemerintah bisa melihat kondisi mereka.

"Ini nanti kemana lagi kita akan pergi," kata Marlina. (Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved