Susi Pudjiastuti Beri Nomor Khusus Telepon Kepada Nelayan: Ada Pelanggaran di Zona Tangkap, Laporkan

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti memberikan nomor telepon khusus kepada nelayan.

Susi Pudjiastuti Beri Nomor Khusus Telepon Kepada Nelayan: Ada Pelanggaran di Zona Tangkap, Laporkan
TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti di Batam, Kepulauan Riau 

Laporkan apa nama kapalnya, di mana koordinatnya, " ujar Susi Pudjiastuti Rabu (17/7/2019) siang.

Per ‎7 November 2014, Kementrian Kelautan Perikanan membebaskan kapal di bawah 10 GT untuk mengurus perizinan.

Masih Perlukah Mencantumkan Hobi dan Minat Saat Membuat CV?

Sekarang Musim Durian, Durian Daun Khas dari Gunung Bintan Sudah Dijual di Jalan Lintas Barat

Download Lagu Soundtrack The Lion King 2019, Film Terbaru Tayang di Bioskop Mulai Rabu 17 Juli 2019

Sinopsis Sinetron Orang Ketiga SCTV Rabu (17/7), Ivan Ambil Paksa Anak Rangga

Kapal dengan bobot tertentu ini hanya perlu mengurus surat daftar.

Berbeda dengan kapal dengan bobot di atas 10 GT harus melengkapi persyaratan.

Aktivitas pelanggaran zona tangkap ini disinggung oleh ‎Sekretaris DPC HNSI Kabupaten Kepulauan ‎Anambas, Dedi Syahputra.

Pesawat Susi Air yang membawa kru dan awak media berada di Bandara Khusus Matak, Desa Matak Kecil Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri. Tribun/istimewa.
Pesawat Susi Air yang membawa kru dan awak media berada di Bandara Khusus Matak, Desa Matak Kecil Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri. Tribun/istimewa. (Istimewa)

Per tahun 2018, terdapat 150 pelanggaran dengan durasi 2 sampai 8 kali pelanggaran.

Kapal Pursaine yang beroperasi pun, memiliki bobot beragam mulai dari 30 sampai 300 Gross Ton.

‎Penggunaan potas dan bom pun diakuinya masih terjadi per 2018.

"Mereka menangkap jarak 1 sampai 2 mil dari pulau pun masih terjadi.

Kami khawatir dampak dari pursaine yang melanggar itu, nelayan menjadi sulit karena omsetnya yang turun, sehingga, menghalalkan segala cara," ungkap Dedi Syahputra. (TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved