BATAM TERKINI

BP Batam Batalkan Alokasi Lahan Perusahaan di Batam Center, Ini Sebabnya!

Badan Pengusahaan (BP) Batam membatalkan alokasi lahan satu perusahaan di Batam dan dua lainnya dalam status evaluasi.

BP Batam Batalkan Alokasi Lahan Perusahaan di Batam Center, Ini Sebabnya!
TRIBUNBATAM/ARGIANTO
BP Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam membatalkan alokasi lahan satu perusahaan di Batam dan dua lainnya dalam status evaluasi.

Pemasangan papan pemberitahuan dilaksanakan Rabu (18/7/2019) siang.

Papan pemberitahuan ini telah dipasang dan diperuntukkan kepada PT Obyor Sentosa Indonesia dan PT Daya Makmur Sejahtera dengan status evaluasi, dan PT Pulau Mas Putih dengan status pembatalan.

Ketiga alokasi lahan berlokasi di sekitar kawasan Welcome To Batam dan di samping Sekolah Global Indo-Asia, Batam Center. Terhadap ketiganya, telah dilakukan proses administrasi dan pemanggilan.

Untuk PT Obyor Sentosa Indonesia dan PT Daya Makmur Sejahtera, BP Batam menyatakan keduanya telah melampaui isi perjanjian dan komitmen awal setelah proses pemanggilan.

Kepala Bidang Evaluasi Lahan Pembangunan BP Batam, Harry Prasetyo Utomo mengatakan, tujuan kegiatan penertiban lahan ini sebagai pengingat, apabila sudah terbit keputusan pembatalan, maka secara hukum status hak tanahnya kembali kepada BP Batam.

"Kegiatan ini berkaitan dengan proses evaluasi alokasi yang selama ini masuk di dalam daftar lahan yang tidak kunjung dilakukan pembangunan dan sudah dievaluasi oleh Kantor Lahan BP Batam," ujar Harry dalam rilis Humas BP Batam yang diterima Tribun.

HARI Ini Waduk Sei Gong Batam Diresmikan, Lihat Foto-foto Persiapannya di Sini!

JADWAL Pemadaman Listrik di Batam Jumat (19/7), Mati Lampu Sampai Jam 23.30 Malam

Jalan Dapur 12 Batam Lebih Lebar 1,5 Meter, Pedagang Kaki Lima Berharap Dagangan Makin Laris

Pemko Batam Bangun SMAN 26 di Batam Centre, Calon Siswa Daftar Lewat SMAN 3 Batam

Sementara untuk persoalan PT Pulau Mas Putih, BP Batam sudah melakukan pembatalan alokasi.

Namun pihak PT Pulau Mas Putih masih bertahan, lahan tersebut adalah miliknya.

"Sementara PT Obyor Sentosa Indonesia dan PT Daya Makmur Sejahtera, masing-masing dari perusahaan tersebut belum melaksanakan pembangunan. Namun kami temukan yang bersangkutan berupaya untuk menjual secara terang-terangan lokasi itu kepada pihak lain," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved