Pasca Video Gay, Anwar Ibrahim dan Azmin Ali Mulai Perang Dingin. PKR Terbelah

Hubungan antara Azmin Ali dengan Presiden PKR Anwar Ibrahim mulai terjadi perang dingin setelah video gay menteri mengguncang internal partai

Pasca Video Gay, Anwar Ibrahim dan Azmin Ali Mulai Perang Dingin. PKR Terbelah
Malay Mail/Hari Anggara
Presiden dan Wakil Presiden PKR (Partai Keadilan Rakyat) Anwar Ibrahim dan Azmin Ali 

TRIBUNBATAM.ID, KUALA LUMPUR - Kasus video gay menteri Malaysia yang juga Wakil Presiden PKR Azmin Ali membuat internal Partai Keadilan Rakyat (PKR) terbelah.

Bahkan, hubungan antara Azmin Ali dengan Presiden Partai Keadilan Rakyat Anwar Ibrahim juga mulai terjadi perang dingin.

Hal itu setelah Anwar Ibrahim mengatakan Azmin Ali harus mengundurkan diri dari jabatan Menteri Keuangan dan jabatan partai jika terbukti sebagai orang yang ada dalam video yang membuat heboh Malaysia tersebut.

Azmin Ali langsung membalas pernyataan Anwar dengan pernyataan singkat seperti dilansir Malay Mail, "Berkacalah!"

Di Balik Skandal Video Gay Menteri Malaysia, Benarkah Azmin Ali Hendak Telikung Anwar Ibrahim?

PUKULAN KEDUA! Setelah Menteri Malaysia Azmin Ali Membantah, Muncul Video Gay Baru, Lebih Jelas

Setelah 6 Orang, Tiga Pengurus PKR Ditangkap Terkait Video Gay Menteri Malaysia

Pernyataan Azmin Ali tentu saja untuk menyindir Anwar Ibrahim yang pernah dihebohkan oleh kasus sodomi, saat menjadi Wakil Perdana Menteri tahun 1990-an lalu.

Video gay yang membuat heboh memang sudah hampir pasti diedarkan oleh orang-orang di internal PKR sendiri untuk menjatuhkan citra Azmin Ali.

Muhammad Haziq Abdul Aziz, pria yang mengaku sebagai pemeran video bersama Azmin itu adalah angkatan muda PKR dan asisten seorang wakil menteri.

Selain itu, polisi dalam sepekan terakhir menangkap sembilan orang terkait penyebaran video itu, termasuk Haziq. Tiga di antaranya kader PKR, bahkan satu orang pimpinan PKR wilayah.

Pria itu adalah sekretaris politik yang juga orang kepercayaan Anwar, Farhash Wafa Salvador Rizal Mubarak yang juga seorang pimpinan PKR di negara bagian Perak.

Suasana di dalam tubuh partai yang baru memimpin pemerintahan setahun jagung itu semakin memanas karena dipenuhi intrik yang diduga terkait suksesi di pemerintahan Malaysia.

Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim bertemu untuk membahas isu nasional Malaysia, Senin (24/6/2019), termasuk transisi pemerintahan yang menjadi isu liar beberapa minggu terakhir
Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim bertemu untuk membahas isu nasional Malaysia, Senin (24/6/2019), termasuk transisi pemerintahan yang menjadi isu liar beberapa minggu terakhir (Facebook Anwar Ibrahim)
Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved